Amankan Tasyakuran Rakyat, Polres Siapkan 500 Personil Gabungan

Kabaop Polres Ponorogo Kompol Eko Condro ( foto : kanal ponorogo)
Kabaop Polres Ponorogo Kompol Eko Condro ( foto : kanal ponorogo)

KANALPONOROGO –Persiapan pengamanan rangkaian kegiatan tasyakuran rakyat yang akan digelar Ipong Muchlissoni dan Sudjarno, Polres Ponorogo akan menerjunkan hingga 500 personel gabungan.

“Jumlah personel yang siapkan untuk masing-masing acara berbeda. Mulai puluhan sampai sekitar 500 orang dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan satuan pengamanan lainnya. Tergantung jumlah warga yang hadir nantinya,” ungkap Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Eko Condro Wasisto.

Rangkaian pengamanan acara syukuran atas kemenangan pilkada dan pelantikan mereka sebagai bupati dan wakil bupati definitive  telah dimulai sejak Selasa (16/2) kemarin. Pengamanan ini terlepas dari pengamanan Pilkada (Pampilkada).

Dari informasi yang diterimanya, sebagai bentuk terima kasih dan perayaan Ipong-Sudjarno sebagai bupati dan wakil bupati definitif di Ponorogo, akan diawali dengan boyongan dari kediaman Ipong menuju Pringgitan atau Rumah Dinas Bupati Ponorogo, pisah kenal antara penjabat bupati Ponorogo dan Ipong-Djarno sebagai bupati-wakil bupati, istigotsah bersama Ketua PB NU di Pendopo, acara musik dangdut di alun-alun sampai pergelaran wayang kulit oleh Dalang Ki Enthus Susmono.

“Di acara musik sempat kami kompromikan agar diubah jadi siang hari sebab kalau malam rawan dari sisi keamanan. Itu akan ada sekitar 10 ribu sampai 15 ribu massa yang hadir. Karenanya jadi perhatian kami dengan pengamanan ekstra. Baik aparat maupun kelengkapannya. Juga diberlakukan penutupan jalur jalan tertentu,” ungkap Kompol Eko Condro.

Untuk acara-acara yang bersifat semi tertutup, polisi pun menerapkan pengamanan ekstra. Seperti pisah kenal di Pendopo, polisi akan menerapkan sistem keluar masuk satu pintu. Petugas juga dibekali metal detector dan mirror untk deteksi dini ancaman bom atau kerawanan gangguan lainnya.

“Kami juga memberi perhatian pada penggunaan lambang-lambang perguruan silat tertentu. Karena sering sekali ada kejadian gangguan keamanan karena hal ini,” ujarnya.

Sementara usai pelantikan, Bupati Ipong bersama dengan Wabup Sudjarno akan segera melakukan boyongan dari kediamannya menuju Pringgitan, yaitu pada Kamis (18/2) sore ini.

Kemudian ia akan bertemu dengan seluruh pimpinan Satuan Kerja Pemerintahan Daerah (SKPD) atau dinas-dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.(kanalponorogo)

LEAVE A REPLY