Isak Tangis Warnai Kedatangan Jenazah TKI Asal Desa Janti

Jenazah Lamitun diberangkatkan ke pemakaman umum desa setempat ( foto : kanal ponorogo)
Jenazah Lamitun diberangkatkan ke pemakaman umum desa setempat ( foto : kanal ponorogo)

KANALPONOROGO-Jenasah Lamitun(46), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Janti, Kecamatan Slahung tiba di rumah duka, Kamis(07/04/2016)siang.

Kedatangan  jenasah perempuan yang selama ini mengais rejeki di Hongkong ini disambut isak tangis keluarganya.

Suasana rumah duka kemudian sekejab berubah menjadi hening, sesaat setelah jenazah ibu beranak satu itu dikeluarkan dari mobil ambulance yang membawanya dari Bandara Juanda Surabaya.

Sementara itu, Jemangin suami almarhumah, hanya bisa pasrah dengan musibah yang menimpa istrinya, hingga harus meninggalkanya untuk selamanya.

Lamitun dikabarkan meninggal 24 Maret 2016 lalu, saat dirawat disebuah rumah sakit di Hongkong.

Ia sudah bekerja sekitar dua tahun sebagai penata rumah tangga. Yang berangkat secara resmi melalui PT.Jasa Tama Mandiri, Jakarta.

Kepala Dinsosnakertrans Ponorogo, Sumani mengatakan, seluruh pemulangan jenasah ke Ponorogo telah diurus oleh pihak perusahaan pengerah tenaga kerja yang bersangkutan bersama dengan pemerintah.

“Yang bersangkutan berangkat secara resmi melalui PT Jasa Tama Mandiri. Dan untuk biaya pemulangan jenazah telah diurus oleh PT yang memberangkatkan bersama dengan pemerintah,”ucap Kadisnakertransos Ponorogo, Sumani.

Sebagai Tenaga Kerja Indonesia(TKI) yang berangkat secara resmi, maka pihak keluarga sebagai ahli waris berhak menerima santunan dan asuransi.

Dikatakan Sumani, pihaknya sedang mempersiapkan administrasi untuk pengurusan asuransi yang akan diterima oleh keluarga almarhumah agar seluruh hak-haknya bisa segera didapatkan.

“Saat ini kita sedangkan mempersiapkan berkas-berkas administrasi untuk mengurus asuransi yang menjadi hak dan akan diterima oleh keluarga almarhumah,”terang Sumani.(wad/kanalponorogo)

LEAVE A REPLY