Jenazah TKI Malaysia Asal Sambit Tiba di Rumah Duka

Jenazah korban saat diturunkan dari mobil ambulance pembawanya dari juanda ( foto : kanalponorogo.com)
Jenazah korban saat diturunkan dari mobil ambulance pembawanya dari juanda ( foto : kanalponorogo.com)

KANALPONOROGO-Jenazah  Mundari(46) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia warga RT/RW ,001/0 01, Dukuh Bedali, Desa. Campursari, Kecamatan  Sambit  yang meninggal akibat kecelakaan kerja tiba dirumah duka, Minggu(29/05/2016) pukul 00.15 dini hari.

Dengan menggunakan kendaraan ambulance dari Rumah Sakit Aisyah, jenazah dijemput ke bandara Juanda Surabaya oleh dua orang kerabat korban yaitu Panut(adik kandung) dan Sugeng kerabat korban lainya, serta dalam perjalanan dari Malaysia didampingi Sarji rekan kerjanya di Malaysia.

Isak tangis keluarga korbanpun mewarnai saat jenazah diturunkan dari mobil ambulance yang menjemputnya.

Informasi yang diperoleh kanalponorogo.com dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigarsi dan Sosial (Disnakertransos) Ponorogo menyatakan jika korban berangkat satu tahun lalu ini dengan biaya mandiri, tidak melalui PJTKI.

“Jadi yang bersangkutan berangkat secara mandiri, memang sebelumnya sudah pernah ke Malaysia melalui PT, namun sudah pulang dan berangkat lagi dengan biaya sendiri,”ucap kepala Disnakertransos Kabupaten Ponorogo, Sumani kepada kanalponorogo.com melalui sambungan telephone seluler, Minggu(29/05/2016).

Pun demikian Sumani mengaku akan tetap membantu untuk pencairan santunan dan saat ini pihak Disnakertransos sedang melakukan pengecekan dokumen dan berkoordinasi dengan pihak majikanya korban di Malaysia.

“Dari keterangan rekan kerjanya yang mengantar dari Malaysia, majikanya disana akan bertanggungjawab, untuk itu kami akan berusaha berkoordinasi dengan majikannya yang berada di Malaysia,”terang Sumani.

Setiba dirumah duka jenazah korban jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disholatkan yang kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Gedong, RT.003/ RW 002, Dukuh Gentong, Desa Campursari, Kecamatan  Sambit, Ponorogo.

Diketahui, korban meninggal karena terpeleset saat berada dilantai tiga tempat ia bekerja, Kamis(26/05/2016) lalu yang kemudian oleh rekan kerjanya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun setelah dilakukan pemeriksaan dokter rumah sakit menyatakan jika korban telah meninggal dunia.(wad/kanalponorogo.com)

LEAVE A REPLY