Lakalantas Jombang, Bus Pelita Indah Hantam Rumah Enam penumpang Luka

KANALPONOROGO.COM, JOMBANG: Lakalantas terjadi di Jalur trans nasional, tepatnya di Desa Palrejo Kecamatan Sumobito yaitu PO Pelita Indah dengan nomer polisi AG 7277 UY yang dikemudikan Zainul Arif (39), warga Bulak Banteng Baru gang Kemuning II Desa Sidotopo Wetan 5/7, Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya, menabrak rumah warga yang ada di tepi jalan mengakibatkan enam penumpang mengalami luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas Mojoagung, Jumat (21/07/ 2017).

“Rumah warga yang ditabrak milik Sugeng Wahyudi (30), warga Desa Palrejo Kecamatan Sumobito. Beruntung penghuni rumah tidak ada yang terluka. Yang luka penumpang busnya,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman kepada wartawan di lokasi.

Masih menurut penjelasan Sulaiman, kecelakaan bermula saat bus melaju dari timur ke barat dari arah Surabaya menuju Tulungagung. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi bus diduga mengantuk dan kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang truk kontainer hingga oleng ke kanan sampai melompati median jalan dan berhenti setelah menabrak rumah warga.

“Truk yang ditabrak dari belakang belum diketahui identitasnya karena tidak berhenti saat kejadian. Dari informasi sejumlah saksi, truk tersebut bermuatan galon salah satu produk air mineral,” ujar Sulaiman.

Lanjut Sulaiman, atas kejadian ini, enam penumpang yakni Yoyok Umar (30) warga Desa Kauman Kecamatan Kalangbret Kabupaten Tulungagung, Nila Zuniar (22), asal Desa Wantil Wonokalang Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, Quratul Ayun (24), warga Desa/Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan, Sari Pratiwi (32), warga Desa/Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Radit Dwi Wibowo (16) pelajar asal Desa Bongkot Kecamatan Peterongan dan Emi Yunita (33), asal Jalan Stadion Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Puskesmas Mojoagung.

“Bus yang terlibat kecelakaan langsung kita evakuasi. Hasil olah TKP disimpulkan jika kecelakaan diakibatkan sopir kurang berhati-hati dalam mengemudi,” terang Sulaiman.
Sementara Sugeng Wahyudi selaku pemilik rumah mengaku bahwa pihaknya terkejut mendengar suara benturan keras dari depan rumah. Saat dilihat ternyata teras rumahnya dalam kondisi rusak ditabrak bus. “Selain teras rumah, dua sepeda motor juga rusak. Beruntung tidak ada (penghuni rumah) yang luka,” tukasnya.

Atas peristiwa ini, arus lalu lintas arah Madiun ke Surabay sedikit terganggu, dan antrian panjang yang mengular nampak di sekitar area kecelakaan bus tersebut.(elo)

LEAVE A REPLY