Menok Kirim Surat Keberatan ke DPD PG Jatim

Menok Endrajati (foto : kanal ponorogo)
Menok Endrajati (foto : kanal ponorogo)

KANALPONOROGO-Merasa mendapat perlakuan sepihak dari DPD II Partai Golkar Ponorogo, Calon Legeslatif (Caleg) no urut 3 dari partai Golkar yang berangkat dari Dapil II Ponorogo, Menok Endrajati mendatangi DPD Golkar Provinsi Jatim, Sabtu (19/03/2016) lalu.

Menok Endrajati bersama dengan Sukirno dan  Ali Mufty berangkat mencalonkan diri dari Dapil II Ponorogo merasa keberatan atas pemberhentian sepihak oleh DPD II Partai Golkar Ponorogo dan terkait dengan penggantian antar waktu (PAW) Sukirno yang akan diberikan kepada Endah Wahyuningsih (istri Sukirno) Caleg no urut 8 dari Dapil IV Ponorogo.

“Pertama saya datang untuk menyampaikan surat keberatan tentang pemberhentian saya dan terkait dengan PAW nya Pak Kirno, tanggal 16 Maret diterima sekretariat. Kemudian disarankan untuk menemui wakil ketua bidang organisasi, yang setelah saya hubungi, saya disarankan untuk datang kembali pada hari Sabtu,”ucap Menok Endrajati saat dikonfirmasi melalui telephone selulernya, Jumat (25/03/2016) kemarin.

Kedatangan Menok Endrajati pada hari Sabtu (19/03/2016) lalu, diterima tiga orang pengurus DPD Provinsi Jatim yang salah satunya yaitu  Wakil Ketua Bidang organisasi DPD PG Jatim, Freddy Poernomo.

“Dari hasil pertemuan tersebut, DPD Jatim belum bisa memberikan keputusan. Dia masih akan memanggil dan mengkonfirmasikan kepada DPD II Ponorogo. Sehingga saya disuruh menunggu hasilnya,”urai Menok Endrajati.

Lebih lanjut ditambahkanya, dari pengakuan pengurus DPD PG Jatim yang menerima Menok, mereka baru menerima surat pemberhentian dan surat tentang PAW Sukirno yang akan diberikan kepada Endah Wahyuningsih(istri Sukirno) terlampir dalam berkas yang dikirimkan oleh DPD II Partai Golkar Ponorogo beberapa hari sebelumnya.

Padahal sebelumnya Menok mengaku jika pengunduran dirinya telah diabaikan oleh ketua DPD II PG Golkar Ponorogo, yang saat itu juga disaksikan oleh suami Menok.

“DPD Jatim katanya  masih akan menanyakan tentang pemberhentian, karena menurut mereka tentang PAW itu menjadi kewenangan DPD II Partai Golkar Ponorogo dan KPU Kabupaten Ponorogo,’terangnya.

Menurutnya, selama ini Menok belum pernah menerima surat persetujuan pengunduran dirinya, apalagi katanya telah dikeluarkan DPD II Partai Golkar Ponorogo disaat dia masih resmi tercatat dalam Daftar Calon Tetap (DCT) dalam pemilihan legeslatif 2014.

Dengan munculnya surat pemberhentian atas dirinya tersebut, menjadikan tanda tanya Menok, karena di dalam DCT Caleg Partai Golkar Dapil II Ponorogo hanya ada tiga orang yaitu dia sendiri (Menok) untuk memenuhi persyaratan 30 % keterwakilan perempuan, Ali Mufty yang sekarang menjabat ketua DPRD Ponorogo, dan Sukirno yang telah mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada serentak Desember 2015 lalu.

“Kalau surat pemberhentian itu sudah ada, sedangkan saya masih resmi tercatat dalam DCT, bagaimana dengan Pak Ali Mufty dan Pak Kirno dalam Pileg 2014 lalu,”ucapnya setengah bertanya.

Selain itu, Menok mengaku jika selama ini dia masih tetap aktif didalam Partai Golkar Ponorogo dan bahkan dirinya juga masih selalu mendapatkan undangan dan hadir setiap ada kegiatan ataupun rapat di DPD II PG Ponorogo.

Pun demikian, Menok mengaku akan tetap patuh pada perundang-undangan dan PKPU yang ada. Ia juga masih akan menunggu hasil konfirmasi DPD Partai Golkar Jatim kepada DPD II PG Ponorogo.(wad/kanalponorogo)

 

LEAVE A REPLY