Pertamina Siap Hitung Ulang Harga Dexlite

Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang, dalam Pengisian Perdana Dexlite di SPBU 54.631.08 Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun, sebagai pengisian perdana Dexlite di eks Karesidenan Madiun.
Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang, dalam Pengisian Perdana Dexlite di SPBU 54.631.08 Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun, sebagai pengisian perdana Dexlite di eks Karesidenan Madiun.

KANALMADIUN-PT Pertamina berencana hitung ulang harga Dexlite saat ini Rp 6.650 per liter, harga saat ini dianggap bisa ditekan lagi. Hal lain kurs dollar terhadap rupiah tergolong stabil membuat peluang Dexlite diturunkan, tergolong cukup terbuka. Meski begitu, ada satu komponen tergolong mahal ditanggung PT Pertamina.

“Namun, ada satu pertimbangan memerlukan perhitungan yaitu menyangkut perhitungan harga fame (formula) dalam Dexlite,” jelas Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang, dalam Pengisian Perdana Dexlite di SPBU 54.631.08 Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun.

Menurutnya pembelian fame oleh Pertamina dihitung harga industri, jika Pertamina dapat harga murah, diyakini harga Dexlite bisa turun lebih banyak lagi. “Saya hitung dengan jajaran, harga Dexlite bisa ditekan hingga dibawah Rp 6 ribu. Pastinya, nanti Agustus mungkin bisa dipastikan,” tandasnya.

Jika tidak ada kendala lain, tambahnya, seperti harga fame baik plus dollar baik, penurunan harga Dexlite bisa tertunda. “Saya berharap tidak ada kendala diatas, kalau pun ada penurunan tidak seperti diharapkan atau dibawah Rp 6 ribu,” ujarnya penuh harap.

Menyinggung soal perkembangan Dexlite, ia mengatakan tingginya animo masyarakat terhadap Dexlite, membuat permintaan Dexlite ke PT Pertamina terus naik.  “Hal ini sekaligus simbol pelaksanaan uji pasar Dexlite di Madiun. Sejak diluncurkan, Dexlite terus alami permintaan tinggi, baik dari konsumen dan pengusaha,” tandasnya.

Sementara itu, PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) V, terus melakukan penambahan outlet SPBU menjual Dexlite hingga berjumlah 49 SPBU di MOR V. Penambahan untuk eks Karesidenan Madiun ada 3 SPBU yaitu 2 di Kabupaten Madiun dan satu Kabupaten Ngawi.

GM Marketing Operation Region V Ageng Giriyono menyatakan sebelumnya di MOR V ada 49 SPBU memiliki Dexlite. “Seiring bertambahnya 3 SPBU memiliki Dexlite, kini bertambah jadi 52 SPBU. Kami yakin permintaan Dexlite di eks Karesidenan Madiun bisa tinggi, karena Dexlite memiliki berbagai kelebihan,” ujarnya.(as/kanalponorogo.com)

LEAVE A REPLY