Pertolongan Pertama Serangan Jantung

tindakan pertama pada penderita serangan jantung foto : istimewa
tindakan pertama pada penderita serangan jantung foto : istimewa

KANALPONOROGO-Serangan jantung sering menyerang tiba-tiba dan mendadak. Tak jarang ditemui orang yang mendapat serangan jantung ini dalam keadaan sendiri dan jauh dari rumah sakit atau tenaga medis.

Menghadapi hali ini jangan panik! Ada beberapa tindakan yang harus diingat seseorang bila menghadapi serangan jantung.

Jika hal itu mendadak menyerang anda, inilah yang harus segera anda lakukan, usahakan batuk terus dengan sekuat tenaga! Setiap kali sebelum batuk, tariklah napas dalam-dalam, kemudian batuklah dengan kuat, dalam dan panjang, seperti hendak mengeluarkan dahak yang berada dalam dada. Setiap selang dua detik, tarik napas sekali dan batuk kembali hingga pertolongan tiba atau hingga merasa denyut jantung sudah normal.

Tujuan kita menarik napas adalah untuk memasukkan oksigen ke dalam paru-paru. Sedangkan tujuan batuk adalah untuk menekan jantung agar sirkulasi aliran darah kembali normal. Menekan jantung dengan cara batuk juga dapat membantu mengembalikan denyut jantung menjadi normal.

Dengan pertolongan pertama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada penderita untuk pergi ke rumah sakit.

baca juga : Kenali Dini Tanda Serangan Jantung Mendadak

Apabila gejala-gejala tersebut Anda temukan pada penderita, maka segeralah lakukan hal-hal berikut:

1.Dudukkan penderita atau letakkan di posisi yang nyaman bagi penderita. Pastikan penderita dapat bersandar sehingga tidak perlu menyangga beban tubuhnya. Akan tetapi, jangan ambil posisi berbaring karena apabila penderita kehilangan kesadaran, jalan napasnya dapat terganggu.

2.Panggil bantuan, hubungi nomor telepon darurat yaitu 118 atau 119 untuk respons cepat ambulans.

3.Tenangkan pasien, beri kata-kata menyejukkan sambil melonggarkan baju penderita sehingga dapat membantu dirinya bernapas lebih lega.

4.Tanyakan riwayat kesehatan penderita. Adakah obat jantung yang diresepkan dokter dan biasanya ia minum. Apabila penderita membawa obat gawat daruratnya, bantulah dirinya untuk mengkonsumsi obat tersebut. Pada umumnya obat yang diresepkan dapat berupa aspirin kunyah atau nitrogliserin di bawah lidah. Jangan sekali-sekali memberikan obat pada penderita jantung tanpa mengetahui riwayat penyakitnya atau tanpa resep dari dokter karena hal ini justru dapat memperburuk kondisi jantungnya.

5.Senantiasa cek kesadaran penderita. Sambil menunggu bantuan datang, pastikan penderita masih dalam keadaan sadar dengan mengajak berbicara. Apabila pasien tiba-tiba jatuh dalam keadaan tidak sadar maka Anda sebaiknya siap melakukan resusitasi jantung paru. Akan tetapi, sebelum melakukan resusitasi seharusnya Anda sudah pernah mengikuti pelatihan pertolongan pertama pada keadaan darurat.

Mengingat hal ini, anda dapat juga menelpon nomor darurat 118 sekali lagi untuk kemudian mendapatkan pengarahan mengenai langkah-langkah resusitasi yang dapat dilakukan.

Dari berbagai sumber

 

 

LEAVE A REPLY