Polres Dan Forpimda Ponorogo Deklarasi Tolak Narkoba di Bumi Reyog

Para pejabat Forpimda Ponorogo tunjukan hasil tes urine yang hasilnya semua negatif narkoba ( foto : kanal ponorogo)
Para pejabat Forpimda Ponorogo tunjukan hasil tes urine yang hasilnya semua negatif narkoba ( foto : kanal ponorogo)

KANALPONOROGO-Kepolisian Resort ( Polres) Ponorogo gelar Deklarasi Gerakan Tolak Narkoba di Bumi Reyog, Selasa (05/04/2016).

Sebelum diadakan penandatanganan deklarasi diawali dengan apel yang dipimpin oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Diikuti sekitar 200 orang dan bertempat di halaman Mapolres Ponorogo, turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Bupati Ipong Muchlissoni, Ketua DPRD Ali Mufthi, Kasdim 0802 Ponorogo Mayor Inf Edy Maryono, Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama, Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo diwakili Kasi Datun Dedy Agus Novianto, Ketua Pengadilan Negeri Ponorogo Sriwati SH, Kepala Kesbangpolinmas Murdjianto, Dansub Pom Ponorogo Lettu CPM Juni Ruriawan, tokoh agama, tokoh masyarakat(Toga), Toda dan Ormas.

Dalam sambutanya, Bupati Ipong mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar bersatu untuk bertekad menolak narkoba di Ponorogo.

”Bahaya narkoba sangat membahayan bagi masyarakat dan generasi penerus bangsa.

Kita ketahui bahwa peredaran narkoba sudah masuk di kalangan pelajar, maka dari itu saya sangat mendukung dengan gerakan tolak narkoba ini supaya masyarakat dan anak-anak kita terhindar dari bahaya narkoba,”ucap Bupati Ipong.

Lebih lanjut Bupati mengharapkan  dukungan kepada semua elemen masyarakat untuk memberantas narkoba, karena apabila hanya diserahkan kepada kepolisian tidak akan mampu untuk memberantas peredaran narkoba di Ponorogo.

Hasil tes rine setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter polres, semua dinyatakan negatif narkotika ( foto : kanal ponorogo)
Hasil tes rine setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter polres, semua dinyatakan negatif narkotika ( foto : kanal ponorogo)

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama mengatakan bahwa tidak ada satu daerah pun yang lepas dari ancaman narkoba, terbukti di Ponorogo sendiri baru-baru ini telah menangkap pengedar dan mengamankan hampir 50 gram narkotika jenis sabu dan yang terakhir berhasil mengamankan sekitar 700 pil double L.

“Ini merupakan tangkapan yang cukup besar untuk ukuran kabupaten sekelas Ponorogo,” ujarnya.

Lebih lanjut Ricky mengatakan bahwa dalam deklarasi ini seluruh Forpimda dan seluruh elemen masyarakat telah sepakat untuk menolak peredaran narkoba di bumi reyog Ponorogo.

Tak hanya dengan deklarasi, pihaknya juga mengajak semua peserta yang ikut hadir untuk melakukan tes urine, dengan hasil tes yang dilakukan oleh dokter Polres Ponorogo semuanya negatif.

“Kita semua menunjukkan kepada masyarakat bahwa untuk menyapu kotoran perlu sapu yang bersih, hari ini kita laksanakan tes urine yang hasilnya semua negatif, ini kita tunjukkan bahwa kita bersih dari narkoba, dan siap untuk membersihkan peredaran narkoba di Ponorogo,” tegas Kapolres.

Selain tes urine, usai apel dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi tolak narkoba di bumi reog oleh seluruh pejabat Forpimda Kabupaten Ponorogo dan menunjukan barang bukti narkoba dan obat terlarang yang di sita oleh Polres Ponorogo yang diantaranya, sabu-sabu  seberat 72,4 gram, pil LL sejumlah 4780 butir dan  ganja kering seberat 0,5 ons.(wad/kanalponorogo).

 

LEAVE A REPLY