Polres Kejar Pelaku Penipuan Ratusan Juta

KANALPONOROGO-Kepolisian Resort (Polres) Ponorogo berupaya mengungkap kasus penipuan dengan korban Hj Eva Arofah (50) warga Perum Pondok Jati Buduran, Sidoarjo.

Korban yang percaya dengan rekan bisnisnya tersebut telah tertipu hingga ratusan juta rupiah.

Peristiwa penipuan ini terjadi pada Desember 2013 sampai Mei 2014. Merasa tertipu korbanpun kemudian melaporkan aksi penipuan dan penggelapan ke Polres Ponorogo.

“Ya kemarin kita mendapatkan laporan dari korban penipuan, dia adalah warga Sidoarjo,”ucap AKP Hariyadi, Kasubag Humas Polres Ponorogo, Jum’at (15/5).

Disebutkan AKP Hariyadi, modus penipuan dan penggelapan tersebut dengan tersangka SW (46) warga Kemiri, Sidoarjo dan ES (35) warga Desa Carat Kecamatan Sukorejo dan S(65) warga Desa Krajan, Kecamatan Kauman membujuk rayu korban Hj.Eva Arofah. Dalam bujuk rayunya  ke 3 tersangka mengajak korban untuk mendirikan ruko. Namun sertifikat tanah yang akan didirikan ruko milik SW masih digadaikan. SW pun membujuk  korban untuk menebus dengan janji akan diproses balik nama. Dan kemudian merekabersama-sama menebus sertifikat tanah tersebut sebesar Rp 418 juta.

Kasubag humas Polres Ponorogo, AKP Hariyadi menjelaskan, setelah tanah ditebus kemudian korban mengajak tersangka ke notari untuk mengurus balik nama setifikat , namun tersangka tidak pernah mau.

AKP Hariyadi mengungkapkan selain penipuan sertifikat tanah, korban juga di tipu dalam bisnis kayu jati. Korban yang membeli dan telah membayar kayu jati kepada tersangka sebesar Rp 100 juta, namun oleh tersangka kayu jati yang ditawarkan ke korban telah dijual ke pihak lain.

Karena laporan tersebut ke tiga tersangka penipuan kini menjadi Daftar Pencarian Orang(DPO)  Polres Ponorogo.

“Mendapati laporan tersebut, petugas melakukan pengejaran dan menetapkan pelaku dalam daftar pencaran orang,”tegas AKP Hariyadi.(K-3)

SHARE

LEAVE A REPLY