Polres Ponorogo Gelar Pasukan Ops Simpati Semeru 2016

Kasatlantas Polres Ponorogo Andy Yudha Siboro memberikan pengarahan kepada anggota yang akan diturunkan dalam Ops Simpati Semeru 2016 ( foto : kanal ponorogo)
Kasatlantas Polres Ponorogo Andy Yudha Siboro memberikan pengarahan kepada anggota yang akan diturunkan dalam Ops Simpati Semeru 2016 ( foto : kanal ponorogo)

KANALPONOROGO-Kepolisian Resort (Polres) Ponorogo gelar pasukan dalam rangka persiapan Operasi Simpati Semeru 2016, di halaman Mapolres Ponorogo, Selasa(01/03/2016).

Operasi akan melibatkan tiga unsur yaitu dari unsur TNI, pemerintah daerah dan Polres (intelijen, sabhara dan Lantas).

“Sesuai dengan anggaran yang dialokasikan akan dilibatkan sekitar 61 anggota gabungan dalam operasi simpati ini,”ucap Kapolres Pomorogo AKBP Ricky Purnama kepada kanalponorogo usai dilaksanakanya gelar pasukan di halaman Mapolres Ponorogo.

Dikatakanya, dalam operasi simpati yang akan menjadi titik fokus adalah meningkatkan prilaku tertib dan disiplin dalam  mengemudi dari para pengguna jalan, yang muaranya kedepan akan tercipta keselamatan, ketertiban kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar  Lantas) .

“Operasi sendiri akan dilaksanakan selama tiga minggu yang dimulai hari ini tanggal 1 Maret hingga 21 Maret nanti,”terang AKBP Ricky Purnama.

Sedangkan yang menjadi fokus sasaran adalah kawasan tertib lalu lintas (KTL) yang mana untuk Ponorogo memiliki 2 KTL yaitu Jalan Urip Sumohardjo dan Jalan Diponegoro. Dari dua KTL yang sudah ada tersebut nantinya tidak menutup kemungkinan akan ditambahkan satu lagi agar Ponorogo bisa menjadi lebih tertib.

“Dalam operasi ini ada tiga pendekatan yang akan dilakukan yaitu pendekatan pre entif, preventif, dan pendekatan represif, jadi pendekatan hukum adalah pendekatan terakhir, karena tujuanya adalah menciptakan ketertiban,”terang Kapolres AKBP Ricky Purnama.

Selain itu dikatakan Kapolres, jika tidak akan menutup kemungkinan ada penambahan porsi penegakan hukum.

Kita akan lihat kepeentingan dengan pola waktu yang terbagi dalam tiga pola yaitu pagi, siang dan sore.

Pagi nati kita lihat apakah nanti kita perlu kita tertibkan terhadap para pelajar, tapi kepada pelajar yang belum cukup umur kan kita lakukan penegakan hukum sedangkan pelajar yang sudah cukup umur yang sudah cukup tertib ya ita lihat kondisinya dilapangan

Penegakan disiplin rambu, marka apil dan pk5 yang menjadi sasaran operasi simpati

 

LEAVE A REPLY