PWI Ponorogo Gelar HPN 2017 Dengan Penghijauan dan Lomba Fotografi Pelajar

Wakapolres Kompol Saswito menyerahkan secara simbolis bibit tanaman kepada Kepala Desa Puhijo Suhartanto

KANALPONOROGO.COM: Pesona tersembunyi wisata air terjun Midodaren, di Dukuh Kangkungan Desa Pohijo Kecamatan Sampung, memang luar biasa. Bahkan keindahaan panorama yang disajikan membuat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ponorogo terpikat untuk mengekplorasi lokasi wisata yang baru tiga bulan lalu ditemukan.

Untuk memperkenalkan wisata desa ini ke tengah warga Ponorogo dan dunia, PWI Ponorogo menggelar puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017 di lokasi ini, Sabtu (11/03/2017) lalu.
pemberangkatan peserta lomba fotografi oleh Forpimda dan anggota DPRRI Supriyanto
Pada hari itu dua kegiatan digelar dirangkaikan. Yaitu penghijauan dan lomba fotografi tingkat pelajar se-Kabupaten Ponorogo. Penghijauan berupa penanaman bibit aneka tanaman di lokasi hutan sekitar desa Pohijo oleh para pengurus PWI, Kepala Dinas Pariwisata, Waka Polres Ponorogo, Komandan Kodim 0802 Ponorogo dan penyerahan bibit tanaman oleh para peserta lomba fotografi kepada warga setempat.
Dandim 0802/Ponorogo saat melakukan penanaman bibit pohon dilokasi pintu masuk obyek wisata air terjun Midodaren
Undangan yang hadir antara lain Waka Polres Ponorogo Kompol Saswito, Dandim 0802 Ponorogo Letkol Inf Samet Sarjianto, Kepala Dinas Pariwisata Sapto Djatmiko, dan anggota DPR-RI Komisi XI Supriyanto.
Sekitar seribu warga desa setempat dan desa sekitar turut hadir dalam acara yang diramaikan dengan pagelaran reyog dari grup Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo ini yang merupakan juara umum Festival Nasional Reog Ponorogo 2016.
peserta lomba fotografi antusias mengambil obyek dilokasi air terjun Midodaren
Untuk lomba fotografi yang bertajuk Lomba Fotografi Jelajah Wisata, PWI Ponorogo mengajak peserta mengeksplorasi tiga wahana wisata di desa tersebut, yaitu air terjun Midodaren, Istana Batu, dan Belik Maron. Para peserta dilepas oleh para pejabat yang hadir menuju lokasi wisata tersebut.
Ketua PWI Ponorogo Hadi Sanyoto mengatakan, dengan mengambil tema “Menanam Oleh Kita Untuk Masa Depan Anak Cucu Kita,” pihaknya ingin turut berpartisipasi menjaga ekosistem yang ada di lokasi wisata air terjun Midodaren.
Tak hanya itu, dengan menggandeng fotografer muda PWI Ponorogo ingin agar generasi muda ikut menjaga keindahan Midodaren.
“Misi kami menjaga dan mempublikasi wisata Midodaren, melalui jepretan lensa kamera pelajar ini, kami ingin menunjukkan keberadaan potensi wisata yang ada dan bisa digarap oleh desa. Tidak hanya di sini, tapi wisata desa di desa-desa lain di Ponorogo. Keseriusan warga untuk pengembangan sangat diperlukan,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sapto Djatmiko mengapresiasi langkah PWI untuk ikut berperan aktif dalam mengplorasi lokasi wisata yang ada di Ponorogo ini, pasalnya langkah ini sejalan dengan program yang sedang gencar dilakukan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni yakni Desa Wisata.
“Kami sangat berterima kasih. Melalui kawan-kawan media dan hasil karya fotografi kemolekan dan keindahan wisata Midodaren bisa terlihat hingga di seluruh dunia,”ungkapnya.
warga di Kecamatan Sampung dan sekitarnya memeadati lokasi wisata air terjun midodaren
Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2017 oleh PWI Ponorogo telah dimulai sejak Desember lalu. Yaitu dengan acara penanaman tanaman bunga refugia atau tanaman yang dapat menarik hama di sekitar persawahan Desa Lembah Kecamatan Babadan, bersama Kodim 0802 Ponorogo, penanaman refugia ini telah menghasilkan taman indah di sekitar sawah Desa Lembah.
PWI Ponorogo juga menggelar kegiatan donasi bertajuk Sambang Kerabat. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara PWI Ponorogo, sejumlah komunitas dan organisasi amal yang ada serta warga setempat.
Penyerahan bantuan sembako oleh ketua panitia W Arso kepada warga Puhijo sehari sebelum puncak peringatan HPN PWI Ponorogo
Pada 5 Maret lalu, PWI mengunjungi Kateno-Somir, warga Desa Babadan yang tertimpa musibah angin ribut dan rumahnya rusak. Bersama kelompok wanita tani setempat, PWI menyerahkan bantuan sembako dan sejumlah alat rumah tangga.
Pada 10 Maret lalu, Sambang Kerabat digelar di Desa Pohijo. Sebanyak 14 warga kurang mampu menerima paket sembako dari PWI yang bekerja sama dengan organisasi amal Keranjang Sedekah.
“Hal ini sesuai dengan tema HPN PWI Ponorogo tahun ini, yaitu Pers Ponorogo Maju, Sehat dan Bermanfaat,” pungkas Hadi Sanyoto.(AD)

LEAVE A REPLY