Senyum Manis K2 Ngawi, Terima SK PNS

Ratusan K2 dapat SK PNS di Ngawi ( foto : dik/kanal-ponorogo)
Ratusan K2 dapat SK PNS di Ngawi ( foto : dik/kanal-ponorogo)

KANALNGAWI– Setelah penantian panjang beberapa tahun, ratusan tenaga honorer kategori 2 (K2) Kabupaten Ngawi mulai bisa tersenyum. Tepatnya, pasalnya, 216 orang tenaga kategos 2  (K2) secara resmi status mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah mendapatkan surat keputusan (SK) yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Ngawi Budi Suslistyono di Pendopo Wedya Graha, Jumat(19/02/2016) kemarin.

“Pegawai K2 yang menerima SK PNS kebanyakan merupakan tenaga pendidik dan kesehatan. SK pengangkatan tersebut ditandatangani pada 1 Februari lalu oleh PJ Bupati Ngawi Soedjono yang menjabat saat itu,” kata Budi Sulistyono atau biasa disapa Kanang ini, Sabtu (20/02).

Dia katakan, pengangkatan 216 pegawai K2 menjadi PNS tersebut merupakan program dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) Republik Indonesia.

“Saat ini masih ada kurang lebih 300-an K2 yang menunggu pengangatan. Dan untuk yang sudah menerima SK harus memiliki dedikasi yang tinggi. Agar pelayanan kepada masyarakat dapat optimal,” ucapnya.

Kanang berpesan, dengan memilih sebagai PNS mereka harus tahu diri dan loyal terhadap pemerintahan jangan sampai melakukan yang sekiranya mencoreng citra abdi Negara. Jiwa seorang PNS harus memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat demi terciptanya tujuan pembangunan.

Terpisah, salah satu orang yang menerima SK PNS sebut saja Krisna mengatakan dirinya bersyukur atas kepastian nasib setelah melalui penantian panjang. Tidak ada kata yang lebih untuk berucap, Krisna hanya menyimpulkan PNS tidak lebih dari suatu pengabdian kepada masyarakat melalui birokrasi.

“Setelah ini tentunya ya bekerja seperti biasanya dan malah lebih giat itu saja. Eh, lupa juga ya titip pesan kepada temen-temen jangan sampai SK baru itu digadaikan di bank itu saja,” singkat Krisna yang polos. (dik/kanal-ponorogo)

LEAVE A REPLY