Setubuhi Gadis Sedesa, Seorang Sopir Dicokok Polisi

Polisi tunjukan barang bukti dan tersangka ( foto : as_kanalponorogo.com)
Polisi tunjukan barang bukti dan tersangka ( foto : as_kanalponorogo.com)

KANALMADIUN-Polisi mengamankan NK (26) warga Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, lantaran telah melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur sebut saja Melati (18) warga satu desa NK.

“Saya dilaporkan orang tua (ortu) Melati ke Polsek Dagangan,” ujarnya kepada Kapolres Madiun AKBP Sumaryono, Selasa (31/05/2016).

AKBP Sumaryono mengatakan ortu Melati melaporkan karena tersangka telah beberapa kali menyetubuhi anaknya, terakhir sempat mengancam dengan senjata tajam yaitu sebilah pedang.

Hasil pemeriksaan, tersangka mulai lakukan persetubuhan sejak 2013 lalu hingga medio Mei 2016, persetubuhan dilakukan seperti dirumah tersangka hingga persawahan.

Menurutnya persetubuhan dilakukan dari 2013-Mei 2016 ditaksir sebanyak 20 kali, dilakukan berdasarkan suka sama suka. Jika ditarik kebelakang Melati saat itu masih duduk di bangku setara SMP hingga lulus SMA. Beberapa hari lalu, tersangka sempat mengancam Melati dengan sebilah pedang.

Namun, tersangka membantah lakukan pengancaman, tapi hanya sekadar menakut-nakuti.

“Dia makin berani dengan saya, pedang hanya saya tempelkan dibahunya. Hal itu saya lakukan dimaksud, agar dia tidak sering berkata keras atau berani dengan saya,” ujar NK lagi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35/2014 tentang UU Nomor 3/2002 tentang perlindungan anak, junto pasal 64 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Tersangka kini masih ditahan di Mapolres Madiun, guna dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.(as/kanalponorogo.com)

 

LEAVE A REPLY