Terjatuh dan Terlindas Avanza, Pelajar SMP Tewas

Mobil Toyota Avanza yang menabrak korban pelajar SMP 1 Paron di Desa Jambangan , Kecamatan Paron (foto : dik/kanal ponorogo)
Mobil Toyota Avanza yang menabrak korban pelajar SMP 1 Paron di Desa Jambangan , Kecamatan Paron (foto : dik/kanal ponorogo)

KANALNGAWI.-Kecelakaan terjadi di kawasan jalur Ngawi-Jogorogo tepatnya di Dusun Ngepeh, Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Ngawi, menyebabkan Anahilah Cahya Putri(16) seorang orang pelajar SMPN 1 Paron warga Dusun Babadan Wetan, RT 01/RW 03, Desa Babadan, Kecamatan Paron tewas ditempat, Rabu(16/03/2016).

Menurut beberapa orang saksi mata dilokasi kejadian menyebutkan, awalnya korban melaju dari arah selatan menuju utara atau kearah Paron dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol AE 6271 KV berboncengan dengan Yunissa Rahma Ardani. Sesampai diselatan perempatan Mojosari sekitar 50 meter rupanya Anahilah hendak menyalip sepeda motor didepanya.

Nahas, ketika berusaha mendahului dengan mengambil haluan kanan sepeda motor korban menyenggol sepeda motor didepanya tersebut. Kontan saja korban langsung jatuh terpental kearah kanan dari bahu jalan saat bersamaan dari arah utara muncul kendaraan mobil Toyota Avanza nopol BE 2016 CQ yang dikemudikan Muhamad Amsar.

Karena jarak terlalu dekat, Toyota Avanza tersebut langsung melindas tubuh Anahilah hingga tewas dilokasi kejadian. Sedangkan Yunissa Rahma Ardani yang tercatat sebagai warga Desa/Kecamatan Paron mengalami luka berat akibat benturan kepalanya di aspal dan beberapa luka robek dibagian tubuhnya.

“Kalau sepengetahuan saya tadi pelajar itu dari arah selatan hendak menyalip sepeda motor didepanya. Tetapi mungkin kurang hati-hati pelajar itu menyenggol sepeda didepanya dan jatuh ke kanan dan langsung terlindas kendaraan dari arah utara,” terang Suparyono salah satu saksi mata.

Tragisnya lagi, Muhamad Amsar (45) pengemudi mobil Toyota Avanza asal Lampung Tengah setelah menabrak korban bukanya berhenti dan menolong korban melainkan cari aman dengan melarikan diri. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengejar mobil warna silver tersebut. Setelah berusaha kabur sejauh 4 kilometer akhirnya Muhamad Amsar langsung dihadang warga dan tertangkap di Dusun Kerten, Desa Teguhan, Kecamatan Paron.

Luapan emosi warga pun tidak terbendung, mobil tersebut langsung menjadi sasaran amukan warga. Ketika mobil hendak dibakar warga pihak petugas kepolisian langsung tiba dilokasi kejadian dan mencegah aksi warga yang mulai beringas ini.(dik/kanalponorogo)

LEAVE A REPLY