Terserang Lalat Buah, Petani Cabe Merugi

Petani menunjukan dau cabeyang nanpak layu (foto : kanal ponorogo)
Petani menunjukan dau cabeyang nanpak layu (foto : kanal ponorogo)

KANALPONOROGO-Puluhan hektar tanaman cabe siap panen di Kabupaten Ponorogo rusak akibat diserang hama lalat buah.

Para petani terpaksa merugi karena banyak yang membusuk, bahkan mengering hingga mati. Sedangkan sebagian cabe yang masih bisa dipanen terkpaksa dijual dengan harga murah, lima ribu rupiah perkilo karena kondisi cabe yang kurang bagus.

Saat harga cabe dipasaran tinggi namun, tragisnya para petani diwilayah Kecamatan Babadan justru mengalami kerugian, karena tanaman cabe mereka banyak yang rusak terserang hama lalat buah.

Seperti halnya tanaman cabe milik Watini, petani di Desa Keniten, Kecamatan Ponorogo Kota ini, hama menyerang sejak cabe mulai berbuah, yang awalnya subur daunnya kemudian menjadi keriting dan ditumbuhi bintik-bintik hitam, hingga kemudian cabe membusuk mengering dan mati.

Berbagai upaya untuk membasmi serangan hama telah dilakukan, namun tidak mampu membuahkan hasil yang maksimal. Akibat serangan hama tersebut ia mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah.

“Sudah banyak cara untuk membasmi hama ini mas, tapi tetap saja, sehingga kami merugi cukup besar,”ucap Watini.

Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar, petani menjual cabe mereka dengan harga lima ribu perkilo, sedangkan harga dipasaran saat ini mencapai lima puluh empat ribu rupiah perkilo.

Petani berharap dinas terkait segera membantu petani untuk mengatasi serangan hama ini. Sementara harga cabe diperkirakan akan terus mengalami kenaikan seiring minimnya pasokan kepasaran karena banyaknya petani cabe yang gagal panen.(wad/kanalponorogo)

 

LEAVE A REPLY