Tiga Hari Tenggelam Jasad Devi Ditemukan Warga

Petugas kepolisian bersama tim medis RSUD dr Soeroto Ngawi dibantu warga mengevakuasi jasad Devi Rosianti dari Kali Madiun
Petugas kepolisian bersama tim medis RSUD dr Soeroto Ngawi dibantu warga mengevakuasi jasad Devi Rosianti dari Kali Madiun

KANALNGAWI-Devi Rosianti (18) gadis yang nekat bunuh diri meloncat dari atas jembatan ke Kali Madiun, jasadnya ditemukan hari ini oleh warga Dusun Jenggot, Desa Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Rabu (22/06), setelah tiga hari tenggelam. Penemuan jasad korban terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dengan posisi tertelungkup di pinggiran Kali Madiun.

Menurut keterangan para saksi mata disebutkan, kondisi jasad korban hampir membusuk namun pakaian yang dikenakan masih utuh yakni pakai kaos warna biru dan celana hitam. Ketika pertam kali ditemukan jasadnya tersangkut pada ranting bambu yang berada dipinggiran Kali Madiun.

“Tadi ada orang seberang kali sana teriak melihat ada sesosok jasad tergeletak dipinggiran kali sebelah barat. Ketika saya dekati mirip banget dengan ciri-ciri gadis yang bunuh diri itu lantas saya memberitahukan kepada petugas,” ujar Tukiran, warga Dusun Jenggot, Desa Beran, Rabu (22/06).

Pihak petugas dari Polsek Ngawi Kota bersama tim medis langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Kapolsek Ngawi Kota AKP Lilik Sulastri mengatakan, dari hasil visum terhadap korban oleh tim medis yang disaksikan petugas  tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Hasil visum tadi dipositifkan jasad yang ditemukan warga itu adalah Devi Rosianti dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemudian jasad korban kita serahkan ke Polsek Geneng karena lokasi awal kejadian berada diwilayahnya,” jelas Lilik.

Aksi nekat yang dilakukan Devi Rosianti putri kedua pasangan Sugamianto-Kasriani warga Dusun Kionten, RT 04/RW 08, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi, diduga akibat persoalan asmara dengan pacarnya. Bahkan waktu sebelum kejadian Devi sempat tidak pulang kerumah selama tiga hari tanpa diketahui kejelasanya.

Lantaran permasalahan tidak lekas terurai, Devi nekat bunuh diri dengan meloncat ke Kali Madiun dari jembatan setinggi 8 meter di Dusun Jetak, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, sekitar pukul 08.30 WIB pada Senin kemarin, (20/06). Pasca kejadian, petugas Tim SAR gabungan baik dari RAPI, BPBD Ngawi maupun dari Basarnas langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir aliran Kali Madiun dari titik lokasi kejadian. (dik/kanalponorogo.com)

 

 

LEAVE A REPLY