TNI Gadungan Diamankan Anggota Koramil

pelaku mengenakan baju sragam TNI dengan bawahan merah (foto : kanal ponorogo)
pelaku mengenakan baju sragam TNI dengan bawahan merah (foto : kanal ponorogo)

KANALNGANJUK-Seorang  diduga TNI Gadungan, EL (25) warga Desa Babadan, Kecamatan Pace,  Kabupaten Nganjuk  berhasil diamankan Pelda Sumadi anggota Koramil 0810/03 Loceret  dan Serka Winaryo serta Sertu Basuki anggota Koramil 0810/01 Kota diwarung lesehan Kelurahan Ganung Kidung, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Senin (15/02/2016)  malam lalu.

Edi ditangkap mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Pratu dan berdinas di  Zipur 3 Bandung.

“Penangkapan itu berdasarkan kecurigaan Sertu Basuki kepada EL yang mendapat informasi dari Sri Agung Utami, bahwa dia pernah didatangi oleh  EL yang mengaku dipecat dari satuannya karena jadi beking sabu. Kemudian, Sertu Basuki menghubungi Pelda Suryadi Babinsa Ngepeh untuk mengecek keberadaan dan didapat keterangan di Desa Ngeluh,  Kecamatan Loceret tidak ada anggota TNI bernama Edi Sanusi,”  jelas Komandan Kodim 0810 Letkol Inf Akatoto, Selasa (16/02/2016).

Setelah berkoordinasi dengan Koramil setempat, lalu Sertu Basuki meminta tolong kepada Sri Agung Utami untuk mengajak ketemuan dengan Edi. Keduanya sepakat ketemuan di Warung Lesehan Kelurahan Ganung Kidul. Kemudian Sertu Basuki anggota Koramil 0810/01 Kota, Serka Winaryo anggotaKoramil 0810/01 Kota dan Pelda Sumadi anggota Koramil 0810/03 Loceret mendatangi Warung Lesehan.

Benar saja, diwarung itu Edi muncul, selanjutnya menanyai Edi mengaku sebagai anggota TNI. Saat ditanyai NRP Edi tidak bisa menjawab. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan diamankan di Koramil 0810/01 Kota untuk dimintai keterangan.

Dalam pemeriksaan Edi mengakui jadi TNI gadungan, untuk merayu wanita dimaksudnya  sebagai pacar, bahkan ia memasang foto-foto berseragam TNI di Facebook.

Ia juga mengatakan mendapat  seragam TNI dari Jumono, warga Dusun Panasan, DesaTeken Glagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Berbekal keterangan EL kemudian langsung dilakukan pencarian terhadap Jumono.

Setelah dilakukan interogasi, Jumono mengaku mendapatkan seragam dari seorang purnawirawan TNI, saat Jumono bekerja sabagai kuli.

Dari hasil pemeriksaan anggota Koramil, pelaku terbukti bukan sebagai anggota TNI, yang selanjutnya dibawa ke Kodim Nganjuk untuk diserahkan ke Polsek Kota dan selanjutnya dibawa ke Polres Nganjuk untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.(wad/kanalponorogo)

LEAVE A REPLY