Tour Bike Cycling Gelar Baksos di Desa Talun

Anggota Tour Bike Cycling saat tiba dilokasi baksos Desa Talun, Ngebel ( foto : kanalponorogo.com)
Anggota Tour Bike Cycling saat tiba dilokasi baksos Desa Talun, Ngebel ( foto : kanalponorogo.com)

KANALPONOROGO-Sejumlah pecinta olah raga bersepeda yang tergabung dalam Tour Bike Cycling( TBC) gelar bakti sosial (Baksos) di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Sabtu(28/05/2016).

Dipilihnya Desa Talun, wilayah yang berada di atas ketinggian lereng Gunung Wilis ini dikarenakan sekitar 37 KK yang terancam adanya bencana tanah retak yang sewaktu-waktu bisa menimpa mereka.

Ketua TBC saat mebagikan secara simbolis paket sembako kepada warga Desa Talun ( foto : kanalponorogo.com)
Ketua TBC saat mebagikan secara simbolis paket sembako kepada warga Desa Talun ( foto : kanalponorogo.com)

Kelompok penggemar olah raga bersepeda ini, selain rutin mengadakan touring ke tempat-tempat yang dianggapnya penuh tantangan dan menghibur, juga untuk menjaga stamina dan kesehatan badan, lantaran sebagian besar anggota adalah berasal dari kesatuan Polri, sehingga dituntut untuk selalu bisa menjaga stamina yang prima dalam menjalankan tugas-tugas di kesatuan.

“Berawal dari keinginan untuk selalu menjaga stamina dan kesehatan, selain juga untuk menghibur diri di hari libur setelah sepekan menjalankan tugas, agar setelah itu bisa fress kembali dalam menjalankan tugas,”ucap ketua Tour Bike Cycling (TBC) Mulyono.

anggota TBC membagikan paket sembako kepada warga terdampak bencana tanah retak ( foto : kanalponorogo.com)
anggota TBC membagikan paket sembako kepada warga terdampak bencana tanah retak ( foto : kanalponorogo.com)

Disebutkan pria yang juga bertugas sebagai Kanit Reskrim di Kepolisian Sektor (Polsek) Jenangan ini, selain berolah raga juga merencanakan untuk secara rutin menggelar kegiatan positif yang bermanfaat bagi orang lain dan masyarakat, maka dipilihlah kegiatan baksos di wilayah terdampak bencana tanah retak dengan memberikan bantuan paket seembako guna membantu meringankan masyarakat Desa Talun.

“Jadi selain berolah raga untuk diri sendiri, kami juga mengadakan kegiatan yang diharapkan bisa membantu dan bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan. Dari pembicaraan semua anggota akhirnya dipilihlah Desa Talun. Karena kita kasihan jika melihat penduduk disana, selain rumah tempat tinggal terancam dengan bencana tanah retak, apalagi jika datang hujan deras dan malam hari mereka harus mengungsi ke balai desa, secara ekonomi merekapun juga terganggu,”terang Mulyono.(wad/kanalponorogo.com)

LEAVE A REPLY