Home / News / Peristiwa

Sabtu, 21 November 2015 - 13:37 WIB - Editor : redaksi

Setelah Kakek dan Ibunya, Warga Kwajon Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tim identifikasi dan kesehatan Polres Ponorogo sedang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban foto : kanal ponorogo

KANALPONOROGO- Warga Desa Kwajon, Kecamatan Bungkal dikejutkan dengan ditemukanya Irwan Candra Pramita(27)  warga setempat yang meninggal dalam kondisi gantung diri di kandang ayam belakang rumahnya, Sabtu(21/11/2015).

Meninggalnya korban yang menggantung di ketinggian 3,25 meter ini pertama kali diketahui oleh Kasemi (80) nenek korban.

Mengetahui cucu laki-lakinya  menggantung di kandang ayam miliknya, Kasemi lantas berteriak minta tolong. Tetangga yang mendengar teriakan nenek korban tersebut langsung mendatangi TKP, yang kemudian melaporkanya ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Bungkal.

Baca Juga :  Polsek Sumoroto Amankan Ratusan Liter Miras

“SPKT mendapati laporan kejadian orang gantung diri di Desa Kwajon, kemudian anggota bersama tim kesehatan dan identifikasi Polres Ponorogo langsung menuju ke TKP,”ucap Ka SPKT Polres Ponorogo IPDA Fahmi Noor kepada kanalponorogo.

Dari informasi sejumlah tetangga korban, sebelumnya kakek dan ibunya juga meninggal karena gantung diri.

Hasil pemeriksaan dan visum luar tim identifikasi dan kesehatan Polres Ponorogo menyatakan, korban meninggal murni gantung diri dengan tanda-tanda keluar faeses dari dubur dan cairan mani lubang kemaluanya.
“Setelah tim identifikasi dan kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap jazad korban tidak ditemukanya tanda-tanda luka bekas penganiayaan, jadi kesimpulan sementara meninggalnya murni karena gantung diri, dengan tanda-tanda yaitu keluar faeses dan air mani,”terang IPDA Fahmi Noor.

Baca Juga :  Polres Ponorogo Koordinasi dengan Bulog Efek Covid 19

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban nekat mengkhiri hidupnya dikarenakan dalam beberapa hari terakhir korban menderita sakit demam berdarah.

Dikarenakan dari hasil visum luar korban murni bunuh diri, dan keluarga meminta tidak perlu dilakukan autopsi, selanjutnya jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(wad/kanalponorogo).

 

Share :

Baca Juga

News

Kenaikan Tilang Hingga 500 Persen

Pendidikan

Siswa Dirugikan Dengan Kisruh Yang Mendera Yayasan Pendidikan Ma’arif Empat Lima Kalen

Birokrasi

Komite dan Kepala Sekolah Nglantur, Komisi D Geram

Birokrasi

Pemkab Ponorogo Canangkan Pengendalian Hama Wereng Serentak

Peristiwa

Terima SMS Dari Wanita Lain, Warga Mojomati Ditemukan Tewas Gantung Diri

Mataraman

Jalin Silaturahmi Dengan Anggota, Kapolres Ponorogo Laksanakan Kunjungan kerja ke Polsek Sooko

Peristiwa

Hari Ini Tim DVI Polda Jatim Identifikasi Korban Kelima Tanah Longsor Banaran

Mataraman

Bakti Sosial , Polsek Pudak berikan bantuan sembako kepada keluarga yang kurang mampu