Home / News / Peristiwa

Minggu, 29 November 2015 - 22:33 WIB - Editor : redaksi

Berteduh di Gubug Sawah, Warga Pulung Tewas Tersambar Petir

Petugas medis dari Puskesmas pulung melakukan pemriksaan terhadap jenazah korban foto : kanal ponorogo

KANALPONOROGO- Warga Desa Sidoharjo, Pulung dikejutkan dengan tewasnya Diva Putranto(23), karena tersambar petir saat berteduh di gubuk sawah desa setempat, Minggu(29/11).

Kejadin bermula, sekitar jam 14.00 WIB korban bersama 2 orang temannya, yaitu Langgeng Sugianto (27) dan Totok Purwanto (40), berangkat bersama hendak mengerjakan sawah milik Langgeng.

Tiba-tiba turun hujan, ketiganya segera berlari untuk berteduh didalam gubuk yang berada di persawahan.

BACA JUGA : OJK Kediri Gelar Journalist ClassTKP Sawoo, Laka lantas Truk vs Pick Up Angkut PenumpangPura-Pura Belanja, Kotak Amal di Indomart Diembatnya

Saat berteduh, korban berdiri diatas lincak, sementara kedua temannya duduk di tempat yang sama.Ketika baru saja mereka masuk dalam gubuk tersebut tiba-tiba terlihat kilatan cahaya yang diikuti suara menggelegar.

Baca Juga :  Kebakaran Melanda Warung Bensin Eceran

Bersamaan dengan itu, tiba-tiba korban terjatuh dari atas lincak dan tak nampak upaya untuk bangun. Melihat temanya terjatuh, Langgeng dan Totok kemudian mendekati korban untuk memeriksa kondisinya.

“Saat itu terdengar suara petir, saya melihat kilatan cahaya dan Diva jatuh tergeletak, dan kemudian saya dekati untuk memeriksa kondisinya, namun Diva sudah meninggal,”ucap Totok Purwanto.

Megetahui kondisi korban, keduanya lantas mencari bantuan dan melaporkan kejadian kepada perangkat desa setempat yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Pulung.

Mendapati laporan warga, anggota Polsek Pulung bersama petugas medis dari Puskesmas Pulung kemudian menuju TKP.

Baca Juga :  Polsek Babadan Gelar Apel Dan Pengecekan Personil Di Pos Pengamanan Terminal Selo Aji

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar kepala, kedua rambut alis, rambut kaki dan paha sebelah kiri, telinga sebelah kanan mengeluarkan darah.

Karena pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan otopsi, kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Dari hasil visum luar terhadap jenazah korban diperoleh hasil, korban meninggal karena tersambar petir, yang ditandai dengan adanya luka bakar pada beberapa anggota tubuhnya. Selain itu pada tubuh korban tidak ditemukan luka-luka bekas penganiayaan, maka jenazah korban langsung kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,”terang Kasubbag Humas Polres Ponorogo AKP Harjadi.(wad/kanalponorogo)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tak Kuat Melintasi Tanjakan, Truk Angkut Koral Terguling di Ngrayun

Citizen Journalism

Spontan Kapolda Jatim Berikan Apresiasi Pada Bhabinkamtibmas Dan Bhabinsa.

Hukrim

Juragan Emas Gagalkan Perampokan, Satu Pelaku Babak Belur Dimasa

Peristiwa

Bersih -Bersih Reruntuhan Rumah, Warga Banaran Temukan Potongan Kaki

Headline

Dorong Penggunaan Pupuk Organik, Presiden Minta Mentan Sesuaikan Aturan Pupuk Subsidi

Mataraman

“Police goes to school” Wakapolsek Ngrayun di SMPN 1

Pendidikan

SMK Kesehatan keahlian Keperawatan Gigi Pertama Se-Karesidenan Madiun

Peristiwa

Dahului Truk, di Sawoo Pengendara Vega Tewas Tumburan Dengan Jupiter