KANALPONOROGO.COM: Kedatangan 54 orang santri Ponpes Al-Fatah, Temboro, Magetan Ponorogo menuntut Pemkab Ponorogo segera mengambil langkah cepat dengan melakukan pendataan dan langkah antisipatif..

Bupati Ponorogo Ipong Muchlssoni ketika dikonfirmasi kanalponorogo.com menyampaikan bahwa dengan kepulangan 54 santri dari Ponpes Al-Fattah Temboro, Magetan tersebut pihaknya telah melakukan rapid tes terhadap 27 orang santri, dimana dari hasil rapid test tersebut ditemukan 2 orang positif COVID-19  dan 1 orang masih samar, sementara 24 orang negative  COVID-19.

“Untuk mamastikanya, besuk akan kita lakukan swab kepada 3 orang santri tersebut, dan kita kirim ke LItbangkes Jakarta,”ucap Bupati Ipong Muchlissoni.

Sementara 27 orang santri lainya akan dilakukan rapid test besuk Kamis (23/04/2020).

“Kita menyiapkan ruang isolasi umum, jadi tidak ada yang isolasi mandiri. Dan mereka begitu datang langsung kita isolasi, gak boleh ketemu siapapun. Yang menjemput merekapun juga kita isolasi,”terang Ipong.

Ipong mengaku juga telah melakukan langkah cepat agar santri asal Ponorogo yang mondok di Ponpes Al- Fattah, Temboro, Magetan agar tidak pulang ke kampong halamanya.

“Baru saja saya menyurati Bupati Magetan, tembusan pimpinan Ponpes Temboro, memohon agar Pemkab melarang para santri pulang, tetap di pondok saja, andaipun tetap diizinkan pulang harus dilakukan upaya kesehatan maksimal,”tegas Ipong.

Bupati Ipong menghimbau kepada warga Ponorogo yang memiliki keluarga mondok di Temboro agar tidak pulang dan masyarakat harus berani melapor, jika ada warga yang datang dari Temboro, namun tetap tenang dan tidak boleh mengambil langkah pengucilan.

- -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here