Home / Ngawi

Jumat, 29 April 2016 - 15:30 WIB

Alamak….Study Banding DPRD Ngawi Telan Setengah Miliar

Situasi DPRD Kabupaten Ngawi ( foto : dik/kanal ponorogo)

KANALNGAWI- Seluruh anggota DPRD Ngawi melakukan study banding keluar pulau selama empat hari sejak Rabu (27/04/2016) kemarin dengan menelan APBD sebesar setengah miliar.

Sekretaris DPRD Kabupaten Ngawi Tri Pujo Handono saat dikonfirmasi mengatakan, para wakil rakyat total dari empat komisi yang ada baru kembali ke Ngawi sesuai rencana Sabtu besok, (30/04/2016) besuk.

Studi banding yang dilakukan para wakil rakyat ini pun tandas Tri Pujo, masing-masing komisi mempunyai tujuan ke daerah berbeda disesuaikan dengan bidangnya.

Saat ditanya tentang anggaran yang dikeluarkan untuk membiayai para legislator, dia pun terkesan enggan merinci secara total. Dia pun hanya menyebut kalau kost biaya yang disediakan kurang lebihnya sekitar setengah miliar rupiah bersumber dari APBD 2016.

Dana ratusan juta itu sesuai asumsinya, diperuntukan kepada masing-masing anggota dewan sekitar Rp 2,5 juta per hari saat melakukan lawatan ke luar daerah.

Baca Juga :  Sisir Rumah Kos, Petugas Gabungan Temukan Pasangan Bukan Suami Istri

“Ya benar para anggota melakukan studi banding selama empat hari mulai Rabu kemarin itu masing-masing komisi punya tujuan daerah berbeda. Dan mereka ada biayanya sekitar Rp 2,5 juta per harinya. Itu pun belum biaya pesawat maupun akomodasinya kalau totalnya ya Rp 500 an juta,” terangnya, Jum’at (29/04/2016).

Urai Tri Pujo, untuk Komisi I dengan anggota 10 orang langsung lets go ke Bali dengan agenda mencari referensi tentang penanggulangan HIV/AIDS.

Sedangkan Komisi II bersama 11 anggota studi banding ke dua daerah yang ada di Kalimantan antara lain ke Kabupaten Tenggarong, disambung ke Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, dengan agenda tentang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Disusul Komisi III tidak kalah pentingnya bersama 10 anggota menimba ilmu tentang pola Corporate Social Responbility (CSR) ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca Juga :  Pencairan Ganti Rugi Proyek Jalan Tol Solo - Ngawi

Dan terakhir Komisi IV bersama 10 anggota ingin menerapkan manajemen Ruang Taman Hijau (RTH) dengan studi banding ke Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Disisi lain menyangkut para wakil rakyat yang sedang melakukan study banding tersebut, diharapkan bisa berdampak positif terhadap sistem pemerintahan di Kabupaten Ngawi. Dengan biaya besar bersumber dari uang rakyat tersebut tentunya hasil dari studi banding harus dibeberkan ke khalayak publik sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.

“Ya oke-oke sajalah kalau wakil rakyat ini studi banding demi Ngawi ini. Tapi perlu diingat mereka bisa seperti itu kan memakai uang rakyat jadi hasil dari daerah yang dituju bisa memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga Ngawi bukan sebaliknya hanya sekedar jalan-jalan,” terang narasumber yang enggan disebut namanya. (dik/kanalponorogo)

Share :

Baca Juga

Ngawi

Warga Watualang Ajukan Keberatan Ganti Rugi Tanah Tol ke Pengadilan

Ngawi

Kejari Ngawi Telusuri Tersangka Baru Proyek Pamsimas

Ngawi

Diknas Antisipasi Aliran Sesat Merambah Ke Sekolah

Birokrasi

Puskesmas Pitu Tak Sesuai Bestek, Pj Bupati Ngawi Panggil Plt Kepala Dinkes

Ngawi

Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Antene Repeater

Ngawi

Kondisi Stadion Ketonggo Cukup Memprihatinkan

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Pelaku Penggelapan Mobil Rental

Ngawi

Fenomena ‘Kalibalen’ Wisata Watu Jonggol Hebohkan Warga