Cegah radikalisme melalui pengajian umum

KANALPONOROGO.COM-Kapolsek Ngrayun iptu suroso, dihadapan ratusan umat islam dalam acara pengajian umum & usapan anak yatim dan kaum dhuafa di masjid Mts pgri Selur, Ngrayun sampaikan pencegahan radikalisme
10/9/2019.

Kegiatan pengajian umum & usapan anak yatim & piatu dihadiri oleh ketua MUI kecamatan ngrayun, anak yatim dan kaum dhuafa, tokoh agama dengan penceramah kyai Ihksan permadi dari Trenggalek.Dihadapan ratusan umat islam dalam sambutannya mengatakan, Indonesia kerap menjadi sasaran terorisme. Mengapa pelakunya justru warga negara Indonesia, yang sering teridentifikasi berkaitan dengan kelompok-kelompok tertentu.

Pasca reformasi yang ditandai dengan terbukanya kran demokratisasi telah menjadi lahan subur tumbuhnya kelompok Islam radikal. Fenomena radikalisme di kalangan umat Islam seringkali disandarkan dengan paham keagamaan, sekalipun pencetus radikalisme bisa lahir dari berbagai sumbu, seperti ekonomi, politik, sosial dan sebagainya, katanya

“Masih kata” Suroso” alam konstelasi politik di Indonesia, masalah radikalisme Islam telah makin membesar karena pendukungnya juga semakin meningkat. Akan tetapi, gerakan gerakan radikal ini kadang berbeda pandangan serta tujuan, sehingga tidak memiliki pola yang seragam. Ada yang sekedar memperjuangkan implementasi syariat Islam tanpa keharusan mendirikan “negara Islam”, namun ada pula yang memperjuangkan berdirinya “negara Islam Indonesia”, disamping itu pula da yang memperjuangkan berdirinya “khilafah Islamiyah”, tambahnya.

Pola organisasinya juga beragam, mulai dari gerakan moral ideology seperti Majelis Mujahidin Indonesai (MMI), Hizbut Tahrir Indonesia serta yang mengarah pada gaya militer seperti Laskar Jihad, Front Pembela Islam, dan Front Pemuda Islam Surakarta. Meskipun demikian, ada perbedaan dikalangan mereka, ada yang kecenderungan umum dari masyarakat untuk mengaitkan gerakan-gerakan ini dengan gerakan radikalisme Islam di luar negeri.

Oleh karena itu mari kita cegah masuknya paham radikalisme dan sejenisnya di wilayah ngrayun ini, dgn cara nguri nguri nilai islam sesuai dgn ajaran Nabi Muhammad saw dan para sahabatnya, ungkapnya.

(priy65)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here