Home / News / Sosial

Selasa, 2 Juni 2015 - 10:07 WIB

Ditutup, Pagar Kedung Banteng Akan Dirobohkan

KANALPONOROGO– Pememerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana akan merobohkan tembok setinggi lebih dari dua meter yang mengelilingi lokalisasi Kedung Banteng yang berada di Kecamatan Sukorejo.

Dirobohkanya tembok yang mengelilingi lokalisasi ini agar aktifitas di dalam rumah-rumah tersebut bisa terlihat dari luar dan mudah dipantau. Hal ini sebagai antisipasi agar tidak ada lagi aktivitas prostitusi di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Pekan Depan Kedung Banteng Buyar

“Usai penutupan nantinya tembok yang mengelilinginya akan dirobohkan, sehingga bisa dilakukan pemantauan kegiatan didalamnya,”terang  Kabid Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Ponorogo Moh Daroini.

Baca Juga :  Belasan Gepeng Terjaring Razia Satpol PP

Terkait kekhawatiran merebaknya ‘prostitusi liar’ di Ponorogo, Daroini menyatakan hal ini menjadi keawajiban semua pihak untuk turut mencegahnya.

Untuk pemberantasan, kata Daroini, akan dipimpin oleh pihak Satpol PP dan Kepolisian. Dinsos hanya akan berperan membina pelaku prostitusi yang tertangkap razia.(K-1)

 

 

Share :

Baca Juga

Hukrim

Satreskrim Akan Panggil Kades Bringin

Peristiwa

Warga Jambon tewas Tersambar Petir Saat Menggarap Sawah

Headline

Kapolsek Pudak : Kita kuatkan Sinergi dengan Desa Bareng terkait Penanganan Covid-19

Peristiwa

Hari Ketiga, Satu Jenazah Korban Tanah Longsor Banaran Ditemukan

Hukrim

Diduga Aniaya Polisi, Warga Keniten Digelandang ke Mapolres

Nasional

Ribuan Masyarakat ponorogo Ikuti Mlaku Bareng BMI

Hukrim

Siswa SMA Nyuri Ram Komputer Warnet

News

Alamak, Masih Ada Yang Praktek di Kedung Banteng