Home / Hukrim / News / Peristiwa

Minggu, 6 September 2015 - 15:14 WIB

Gelar Judi Dadu, Lima Warga Kauman Diamankan Polisi

KANALPONOROGO– Genderang perang terhadap segala bentuk penyakit masyarakat tak membuat para pelaku perjudian surut. Mereka tetap saja melakukanya, sekalipun ancaman hukuman penjara menantinya jika tertangkap.

Seperti halnya yang dilakukan sejumlah warga yang berada di Desa Bringin, Kecamatan Kauman ini, mereka tetap saja menggelar judi dadu dan bingo atau lebih dikenal tetetan.

Polisi yang mendapatkan pengaduan dari masyarakat yang merasa resah tentang adanya perjudian jenis dadu dan bingo alias tetetan dengan menggunakan uang sebagai taruhan langsung melakukan bergerak.

Dari hasil lidik kemudian tim Crime Hunter Satreskrim Polres Ponorogo langsung melakukan penggrebegan dan berhasil menangkap sejumlah pelaku perjudian di Dukuh Sambeng, Desa Bringin, Kecamatan  Kauman, Sabtu(05/09) sekira pukul 23.00 WIB.

Baca Juga :  Antisipasi Motor Bodong, Satpolair Polres Sampang Gelar Operasi Rutin

Dari razia tersebut polisi berhasil mengamankan  YAP( 17) selaku bandar, dan empat orang lainya sebagai penombok yaitu IS, NW(31), MYT (50), KTM (58).

“Setelah mendapatkan pengaduan dari mayarakat yang merasa resah karena dilingkunganya sering digelar judi dadu dan tetetan, anggota Crime Hunter Satreskrim Polres Ponorogo langsung bergerak dan berhasil menangkap para pelaku,”ucap AKP Hasran Kasatreskrim Polres Ponorogo.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah bola berisikan keping bertuliskan angka 1-75, uang taruhan Rp.165.000,-, uang potongan atau uang cuk Rp. 258.000,-, 130 buah keplek, sebuah Kresek berisikan batu krikil untuk penanda dan 1 buah kaleng bekas untuk menyimpan uang.

Baca Juga :  Kapolsek Pulung Tangkal Faham Radikal Dengan Silaturahmi Kamtibmas

Dengan tertangkapnya pelaku perjudian tersebut, polisi terus mengembangkan untuk mencari dan menemukan pelaku lain yang belum tertangkap. Sementara untuk keperluan pemeriksaan dan penyidikan pelaku yang telah dewasa dilakukan penahanan sedangkan untuk pelaku yang berstatus anak hanya dikenakan wajib lapor dan tidak dilakukan penahanan.(K-1)

Share :

Baca Juga

Headline

Teknologi Berbasis Digital Akan Mencegah Kecurangan Penyaluran dan Pemanfaatan Bansos

Militer

Kolonel Inf Awal Nur : “TMMD ke 106 Kodim 0802/Ponorogo Benar-Benar Bermanfaat Bagi Masyarakat”

Militer

Upacara Penyemayaman Pratu Galang Suryawan di Dusun Bibis

News

Film Karya Anak Ponorogo Masuk Nominasi FFPJ

Peristiwa

Tabrak Pembatas Jalan, Truk Muat Kayu Jati Terguling di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan

Birokrasi

Dewan Anggap RSUD dr Harjono Belum Mampu Kelola BLUD

Birokrasi

Ketua PN Ponorogo Dipindahtugaskan

Peristiwa

Longsor Tutup Jalan Ngrayun-Cempoko