Petugas melakukan pendataan korban puting beliung di Kecamatan Karangjati foto: istimewa
Petugas melakukan pendataan korban puting beliung di Kecamatan Karangjati foto: istimewa

KANALPONOROGO-Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Ngawi terus melakukan pendataan atas musibah puting beliung yang menerjang wilayah Kecamatan Karangjati dan Kecamatan Beringin.

Untuk Kecamatan Karangjati ada dua desa yang terkena terjangan puting beliung yakni Desa Rejuno dan Desa Rejomulyo.

Sedangkan Kecamatan Beringin terpantau ada tiga desa yang terkena sapuan puting beliung yakni Desa Dero, Desa Krompol dan Desa Sumberbening.

Tercatat ada 10 rumah roboh di Desa Rejuno dan 4 rumah roboh di Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati sampai saat ini masih dalam pendataan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi

Untuk di Kecamatan Beringin sesuai datanya ada 1 rumah roboh di Desa Dero, 1 rumah roboh di Desa Krompol dan 4 rumah roboh di Desa Sumberbening.

Berikut datanya, untuk di Desa Rejuno 10 rumah roboh milik Randinem (65) Dusun Kalisoko, Supri (30) Dusun Kalisoko, Triyono (35) Dusun Kalisoko, Jaman (60) Dusun Kalisoko, Wiji (45) Dusun Gurdo Barat, Agus (40) Dusun Gurdo Barat, Sarno (50) Dusun Gurdo Barat, Sukadi (45) Dusun Rejuno, Sukat (40) Dusun Karanganyar, Sumadi (50) Dusun Gurdo Timur.

Sedangkan di Desa Rejomulyo ada 4 rumah roboh milik Mingan (47) Dusun Sumberan, Suratno (55) Dusun Sumberan, Podo (60) Dusun Gondang, Sawi (67) Dusun Gondang.

Untuk di Kecamatan Beringin khususnya Desa Dero 1 rumah roboh milik Rasidi (45) Dusun Tegal Duwur, di Desa Krompol juga ada 1 rumah roboh milik Rasid (50) Dusun Pakis. Dan di Kecamatan Beringin ini terbanyak ada di Desa Sumberbening terdata ada 4 rumah roboh milik Mursito (40) Dusun Dungceleng, Kamijan (68) Dusun Dungceleng, Saniyo (45) Dusun Sumberbening dan Salim (50) Dusun Sumberbening.

Seperti keterangan BPBD Kabupaten Ngawi hingga jelang tengah malam ini, memang ada ratusan rumah yang memakan satu orang tewas tertimpa puing bangunan rumahnya.

Eko Heru Tjahjono Kepala BPBD Kabupaten Ngawi membenarkan data rumah roboh maupun mengalami kerusakan hinggi kini angkanya belum diketaui pasti. Mengingat jumlah petugas BPBD.

“Malam ini juga kita perintahkan ke jajaran yang ada untuk segera melakukan pendataan. Kalau sudah datanya jelas maka kita akan ambil tindakan. Untuk data rumah yang mengalami kerusakan ringan jumlahnya mencapai ratusan rumah,” singkat Ketua BPBD Kabupaten Ngawi. (dik/kanalponorogo)

- -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here