KANAL-PONOROGO– Pasca terjadi longsoran tebing
didua titik yang masuk Kecamatan Tegalombo, Pacitan, giliran terjadi jalan retak dan amblas  di jalur Ponorogo-Pacitan Km 58 tepatnya di Dusun Ndondong, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Jumat (24/04).
Dengan amblasnya jalan penghubung dua kabupaten tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan melarang kendaraan berat melintasi jalur Pacitan-Ponorogo.
“Ada jalan yang retak sebagian di Dusun Ndondong. Kalau untuk
kendaraan roda empat sampai truk masih bisa melintas. Kalau kendaraan berat dan bus sudah tidak bisa, kami minta memutar saja, harus diwaspadai itu. Cukup berbahaya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Tri Mujiharto.
Terhitung sedikitnya telah terjadi tiga kali longsor yang cukup
besar. Yaitu di Gemaharjo dua titik, Ploso satu titik dan di Kedungbendo satu titik.
“Curah hujan masih tinggi dan tanah labil. Longsor masih bisa terjadi kapan saja sehingga kami terus siaga,” ujarnya.
Dengan terjadinya longsor di banyak titik, saat ini Polres Pacitan memberlakukan buka tutup arus di lokasi longsor. Terutama yang berada di Desa Gemaharjo sebab materialnya sangat banyak dan menutupi jalan hingga lebih dari 100 meter.
Secara keseluruhan arus normal. Hanya saja, untuk kendaraan
berat disarankan melalui jalur lain seperti lewat Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.
“Kami pun telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Ponorogo.
Di antaranya dengan mempersiapkan rambu pengalihan jalur seperti yang selama ini telah kita lakukan bersama. Begitu jalur putus, Polres Ponorogo akan mengarahkan ke jalur yang bisa dilalui,”ucap AKP Samsul Hadi, Kasat Lantas Polres Pacitan .(K-2)

- -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here