satpol pp ponorogo iklan sosialasi gempur rokok ilegal-kanalindonesia

Home / Hukrim

Sabtu, 14 Maret 2015 - 23:20 WIB

Kejari Siap Tambah Tersangka Kasus DAK

KANALPONOROGO -Selain
YP, Kejari Ponorogo telah membidik sejumlah nama yang juga akan ditetapkan
sebagai tersangka. Penyidikan tidak akan berhenti pada penetapan YP sebagai
tersangka, namun ada beberapa orang yang diduga berperan dalam korupsi ini.
Sebelumnya sempat
diungkap oleh Kejari Ponorogo bahwa  YP adalah orang yang berperan
memperkenalkan Wabup Yuni Widyaningsih kepada Nur Sasongko. YP sendiri
berkenalan dengan Nur Sasongko saat menjabat sebagai Plt Sekda melalui
perantara Hartoyo yang kini juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sedangkan Hartoyo
dan YP menjalin perkenalan melalui salah satu saudara YP di Mojokerto yang kini
sudah meninggal. Dari perkenalan dan pertemuan inilah muncul persekongkolan
yang berujung pada tindak pidana korupsi.
“Masih-masih
mungkin bertambah lagi tersangkanya, bias dua bias tiga, dan siapapun yang
terlibat akan kita proses, tidak peduli Bupati sekalipun, kalau terbukti ya
kita proses,”jelas Kajari Sucipto.
Kasus korupsi DAK
ini melibatkan dana sebesar Rp8,1 miliar. Yaitu pengadaan untuk alat peraga
pendidikan pada 121 sekolah di tahun 2012 dengan anggaran sebesar Rp 6 miliar
dan proyek yang sama namun untuk 43 sekolah dengan anggaran sebesar Rp 2,1
miliar.
Lelang proyek ini
dilakukan secara online atau e-procurement. Lelang sempat diikuti
oleh sejumlah peserta namun sebagian besar adalah perusahaan boneka bentukan
tersangka Nur Sasongko, direktur CV Global Inc, Sidoarjo.
Pada 2012, lelang
dimenangkan oleh CV Bintang Peraga Nusantara yang merupakan perusahaan boneka
CV Global,  sedangkan pada 2013 dimenangkan oleh CV Ulfa Ananda Utama,
perusahaan milik bekas anak buah Nur Sasongko yang diikutkan lelang tanpa
sepengetahuan pemiliknya. Dari kedua perusahaan ini, pekerjaan pengadaan semua
item tertuju pada CV Global yang berperan sebagai produsen. (K-2)

Baca Juga :  Tak Segera Tahan Wabup Ida, Kajari Terima Koin Uang Receh

Share :

Baca Juga

Hukrim

Pembobol Tiga Rumah Warga Pandak Balong Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

Hukrim

Edarkan Pil Koplo di Jalan Baru Kemuning, Warga Balong Dicokok Polisi

Hukrim

Pengembangan TKP Sambit, Polsek Jetis Tangkap Pelaku Peredaran Pil Koplo

Hukrim

Dilimpahkan ke Tipikor, Eks Wabup Ponorogo Menjadi Tahanan Kota

Hukrim

Tebang Jati di Hutan, Kakek Sampung Diamankan Polres Ponorogo

Hukrim

Sempat Minta 25%, Wabup Ida dan Yusuf Pribadi Terima Rp2,7 M

Hukrim

Kejari Lanjutkan Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Ponorogo

Hukrim

Karyawati Grapari Telkomsel, Ikut Dalangi Bobol Brankas