satpol pp ponorogo iklan sosialasi gempur rokok ilegal-kanalindonesia

Home / Hukrim

Minggu, 27 Agustus 2017 - 06:15 WIB

Kejati Jatim Tetapkan 10 Tersangka Kasus Koperasi Ponorogo

KANALPONOROGO.COM: Proses hukum pengungkapan tindak pidana korupsi dana Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ponorogo tahun 2013 terus bergulr.

Paska penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur memeriksa sejumlah saksi di Ponorogo pada Jumat(18/08/2017) lalu, Kejati menetapkan 2 tersangka baru.

Penyelewengan dana yang dikucurkan dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) Kementrian Koperasi dan Usaha Mikro mencapai angka 80% lebih.

Baca Juga :  Save Rita, Warga dan Wartawan Ponorogo Gelar Doa Bersama dan Aksi Nyalakan Lilin

Dari dana yang dikucurkan sebesar Rp2 miliar, berdasarkan hasil audit Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, kerugian negara mencapai angka Rp 1,3 miliar.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, sebelumnya menetapkan dan menahan 7 tersangka dalam kasus tersebut, diantarannya 4 orang dari Ponorogo yaitu Edi Santoso, Dedi Cahyono, Handoko Wibowo dan Ari Setyo Budi dari pengurus koperasi di Ponorogo. Sedangkan 3 orang tersangka berasal dari pengurus kementrian Koperasi dan Usaha Mikro.

Baca Juga :  Nyambi Edarkan Pil Koplo, Penjual Warung di Pulung Dicokok Polisi

Usai melakukan pemeriksaan pada Jumat (18/08/2017) lalu, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kembali menetapkan dan menahan 3 tersangka baru, sehingga total tersangka dalam kasus dugaan korupsi dengan modus pinjaman fiktif ini mencapai 10 orang tersangka.(*)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kasus Pembuangan Bayi Bancangan, Penyidik Datangkan Bapas

Hukrim

Polisi Bekuk Pelaku Judi Kopyok di Balong

Hukrim

Grebek Judi Dadu, Polsek Mlarak Cokok Bandar dan Penomboknya

Hukrim

Jelang Tuntutan, Terdakwa Kasus DAK Kembalikan Kerugian Negara

Hukrim

Maling Bobol Toko Pakaian

Hukrim

Nyuri di Pasar Loak, Dua Remaja Ngebel Diamankan Polsek Ponorogo

Hukrim

Polisi Ringkus 3 Pelaku Curanmor dan Satu Penadah

Hukrim

Polisi Kebut Berkas Tersangka RSUD Kloter Dua