Home / Budaya / kombis / News / Wisata

Rabu, 14 Oktober 2015 - 17:28 WIB

Larungan Sesaji di Telaga Ngebel, Puncak Perayaan Grebeg Suro

KANALPONOROGO-Rangkaian panjang perayaan Grebeg Suro dan Festival Reog Nasional (FRN) XXII, ditutup dengan ritual larungan sesaji “Buceng Agung” (Tumpeng raksasa) di Telaga Ngebel, Rabu(14/10/2015).

Ribuan warga dari berbagai pelosok daerah di Ponorogo maupun sekitarnya, tampak memadati seluruh area bibir telaga yang menjadi tempat larung. Mereka juga disuguhi berbagai tarian daerah.

Ada dua buah buceng yang dipersiapkan. Satu buah buceng yang berbahan ketan merah untuk dilarung dan sebuah buceng yang berbahan buah-buahan dan hasil bumi masyarakat Ngebel khusus diperuntukan kepada pengunjung untuk dilakukan dipurak.

Baca Juga :  Pj Bupati dan Ketua Dewan Sidak ke PCC

Sebelum dilarung, Buceng Agung terlebih dahulu diarak keliling Telaga Ngebel,“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara, baik kegiatan Grebeg Suro, FRN, maupun larungan di Telaga Ngebel ini berjalan lancar,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo Sapto Jatmiko.

Sementara KRT. Hartono Dwijo Hadi Purwo yang juga sebagai sesepuh masyarakat Ngebel mengatakan, digelarnya larung sesaji ini bertujuan untuk wisata alam, juga untuk peningkatan pendapatan asli daerah.

Ditambahkanya, gelaran ini adalah sebagai wujud rasa syukur masyarakat Ngebel pada Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan harapan masyarakat Ngebel aman  tidak ada aral apapun.

Baca Juga :  SINERGITAS BHABINKAMTIBMAS DESA MAGUWAN DENGAN DINAS PERTANIAN KEC SAMBIT DALAM GERAKAN APLIKASI POC, PTO DAN PUPUK HAYATI

Buceng Agung yang bahan utamanya adalah beras merah ini, dikatakan Hartono memiliki filosofi sebagaimana umumnya, warna merah yang berarti berani menghadapi permasalahan apa saja.

Selain itu, pengajar SDN 1 Ngebel ini menambahkan, bahwa dengan digelarnya larung sasaji, mempunyai efek ekonomi yang sangat tinggi bagi masyarakat sekitar Telaga Ngebel, terbukti telah banyak berdiri penginapan ataupun hotel yang selalu penuh dengan pengunjung, termasuk banyaknya warung dan parkir.

“Ini sangat membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Ngebel,” pungkasnya.(wad/kanalponorogo)

Share :

Baca Juga

News

Laka Karambol Dengok, Truk Masuk Sungai

Hukrim

Polisi Razia Kos, Dapati Muda-Mudi Bukan Muhrim

Mataraman

Hari Bhayangkara ke 73 Polsek Slahung Polres Ponorogo Gelar Olah Raga Bersama.

Peristiwa

Lokasi Jatuhnya Pesawat Hercules A-133 Telah Ditemukan

News

KAI dan Warga Banyudono Sepakat Cabut Patok

Peristiwa

Pesawat Yang Mendarat Darurat di Sampung Ponorogo Dibongkar dan Diangkut ke Pacitan

Citizen Journalism

Spontan Kapolda Jatim Berikan Apresiasi Pada Bhabinkamtibmas Dan Bhabinsa.

News

Film Karya Anak Ponorogo Masuk Nominasi FFPJ