satpol pp ponorogo iklan sosialasi gempur rokok ilegal-kanalindonesia

Home / News

Selasa, 14 Juli 2015 - 09:39 WIB

Organda Ancam Turunkan Penumpang Bagi Bus Yang Tak Patuhi Kesepakatan

KANALPONOROGO-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Ponorogo mengancam bakal turunkan penumpang jika ditemukan ada bus yang menaikkan tarif diatas kesepakatan. Alasannya momen lebaran bukanlah momen angkutan umum untuk mencari kesempatan dalam kesempitan, melainkan momen lebaran untuk melayani masyarakat umum.

Sehingga untuk antisipasi lonjakan tarif, sejak dini Organda telah membuat kesepakatan antar pemilik bus untuk mengendalikan kenaikan tarif.

Baca Juga :  Polres Ponorogo Gelar Apel Simulasi Tanggap Bencana Alam

Kesepakatannya adalah sesuai aturan diambil antara batas bawah dan batas atas, yaitu diatas  Rp 24 .000 dan dibawah Rp 34.000.

Agar tidak memberatkan penumpang maka disepakati tarif yang diberlakukan saat ini adalah Rp 30.000,-.

Terkait dengan itu ketua DPC Organda Ponorogo Maryono mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan 11 anggotannya untuk memantau penerapan tarif ini dilapangan.

Baca Juga :  Warga Pulung Ditemukan Tewas Dalam Jurang 15 Meter

“Jika ada armada bus umum yang menaikan diatas kesepakatan, maka Organda akan bertindak tegas dengan menurunkan penumpang,”ucap Maryono.

Sedang terkait bus patas hingga kini belum ada kesepakatan. Namun Organda akan tetap melakukan pemantauan agar pihak perusahaan angkutan umum tidak menaikan tariff diatas kewajaran.(K-1)

Share :

Baca Juga

Mataraman

Patroli Torn Bagi Bagi Air Bersih Oleh Polsek Slahung Polres Ponorogo

Peristiwa

Pick Up Sarat Penumpang Terguling di Ngilo-Ilo, Satu Meninggal di TKP

Mataraman

Cipta Kondisi Harkamtibmas Polsek Pulung Gelar Patroli Rutin Siang Hari

Mataraman

Seorang Remaja Tewas Tersengat Listrik di Karang Joho

kombis

PT XL Axiata Resmikan Jaringan 4G LTE di Wilayah Madiun dan Kediri

Peristiwa

Sebatang Kara, Pria Mangkujayan Meninggal Tidak Ketahuan

Pendidikan

Kwarcab Pramuka Kabupaten Ponorogo Gelar Muscab

News

Lagi, 1 Korban Kebakaran hutan Lawu Asal Ngawi Meninggal