Home / Hukrim / Politik

Selasa, 28 April 2015 - 11:51 WIB

PDIP Kawal Proses Hukum Kasus Pencemaran di Medsos Facebook

KANALPONOROGO-Pengurus Dewan
Pimpinan Cabang (DPC) dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tetap
menindaklanjuti pelaporan ke pihak berwajib atas tindakan kurang menyenangkan yang dilakukan
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas Pemdes)
Kabupaten Ponorogo Najib Susilo yang dinilai mendiskreditkan PDIP.

Sekretaris DPC PDIP
Ponorogo Agung Priyanto dengan tegas menyatakan, bahwa pihak PDIP tetap
melanjutkan proses tersebut secara hukum. Meski sebelumnya diakui secara
personal Najib Susilo telah meminta maaf terhadap dirinya dan Ketua DPC yakni
Agus Widodo dua hari setelah pelaporan.
“Secara pribadi sebagai
manusia saya memaafkan. Tapi ini kan permasalahan organisasi, maka secara
organisasi ya tetap dilanjutkan karena kita punya prosedur organisasi. Bahkan
dari DPD PDIP Jatim juga bakal ikut mengawal kasus ini,” ujarnya.
Agus menegaskan bahwa
kejadian ini sudah masuk dalam urusan organisasi, sampai kapanpun harus melalui
organisasi. Tidak bakal selesai jika hanya diselesaikan pada masing-masing
personalnya. Terlebih PDIP organisasi besar mengingat sebagai pemenang pemilu.
“Ini organisasi besar,
dan apapun itu membawa konsekuensi besar dalam membawa sesuatu. Jika mau
menghapus akun silahkan, kita juga sudah punya backup. Itu sama saja dengan
menghilangkan barang bukti. Target dari kita selain sebagai shock terapy bagi
siapapun, apalagi pejabat publik (PNS) punya pangkat agar jangan sampai membuat
tautan yang meresahkan masyarakat. Yang jelas nanti DPD juga akan bantu
termasuk dalam pendampingan hukum pada kasus ini,” ujarnya.
Sementara, terkait
dengan laporan dari PDI P Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hasran menjelaskan
bahwa saat ini masih baru dilakukan analisa dan evaluasi. Diantaranya akun
facebook apakah benar dari yang bersangkutan itu perlu dilakukan analisa. Untuk
pemeriksaan tetap akan dilakukan tapi dalam kapasitas saksi.
“Yang jelas kita tahap
pembuktian, akan memanggil pihak terlapor untuk diklarifikasi. Meski dari
informasi saat ini akun facebook tersebut sudah ditutup itu urusan belakang.
Yang jelas kita tahap pembuktian yang bersangkutan pernah membuka akun
facebook, termasuk siapa-siapa yang berteman dan membuka facebook tersebut,”
ujarnya.(K-5)

 

Baca Juga :  Tersangka Kasus Korupsi RSUD dr Harjono Jadi 5 Orang

Share :

Baca Juga

Hukrim

Polisi Temukan Tambahan Barang Bukti dan Gudang Baru

Headline

Pilkada Ponorogo, Sugiri Sancoko Sungkem ke Ibu Sebelum Berangkat Daftar ke KPU

Hukrim

Bobol Gudang, Pencuri Gondol 7 Tab Samsung

News

Demokrat Belum Tentukan Nama, Menunggu Survey

Hukrim

Kembali, Polisi Amankan Pengedar Pil Koplo Asal Pulung

Hukrim

Polres Ponorogo Panen Pengedar dan Pengguna Obat Terlarang dan Narkotika

Hukrim

Rumah Dokter Dibobol, Sekotak Perhiasan Emas Raib

Hukrim

Berdalih Kehabisan Ongkos Pulang, Pemuda Blora Embat Handphone