satpol pp ponorogo iklan sosialasi gempur rokok ilegal-kanalindonesia

Home / News / Sosial

Senin, 1 Juni 2015 - 01:10 WIB

Pekan Depan Kedung Banteng Buyar

KANALPONOROGO- Bersiaplah kehilangan tujuan ‘wisata nakal’ di Ponorogo. Pekan depan, pasar prostitusi Kedung Banteng akan dibubarkan selamanya.

Ini karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan resmi menutup lokalisasi Kedung Banteng yang berada di Kecamatan Sukorejo, memulangkan para WTS ke rumah masing-masing dan mengembalikan para mucikarinya ke jalan yang benar.

“Semua sudah siap. Dananya siap, nomor rekening penerima uang pesangon untuk transfer sudah lengkap, berkas sudah beres. Tinggal pelaksanaan,” ungkap Kabid Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Ponorogo Moh Daroini.

Baca Juga :  Dewan Berharap Bekas Lokalisasi Dimanfaatkan Optimal

Sesuai kesepakatan, penutupan lokalisasi Kedung Banteng akan dilaksanakan pada 9 Juni mendatang, yang akan ditandai dengan deklarasi penutupan oleh para penghuni lokalisasi seperti WTS dan mucikarinya, warga sekitar dan pihak pemerintah daerah.

“Tapi bisa jadi jadwal diajukan satu hari. Kebetulan, pada tanggal 7 Juni, Menteri Sosial Ibu Khofifah (Indar Parawansa) ada kunker di Surabaya. Kita ingin undang beliau untuk turut menyaksikan deklarasi. Sehingga mungkin maju ke 8 Juni deklarasinya. Kalau tidak bisa, berarti tetap sesuai jadwal semula. Moga-moga bu Mensos bisa,” ungkap Daroini.

Baca Juga :  Ditemukan Bayi di Lereng Tengger Desa Bancangan

Menurutnya, jadwal deklarasi tidak akan mempengaruhi rencana penutupan lokalisasi. Ini karena seluruh persiapan sudah lengkap. Terutama dana dari pemerintah pusat, pemprov maupun dari pemkab sendiri.(K-1)

Share :

Baca Juga

News

Partai Pengusung Cabup Sepakat Daftar Hari Senin

Militer

Upacara Penyemayaman Pratu Galang Suryawan di Dusun Bibis

Peristiwa

Ditinggal Hadiri Hajatan, Rumah Warga Jambon Hangus Dilahab Si Jago Merah

Hukrim

Pencuri ATM Itu Ternyata Mondok Di Tegalsari

Nasional

Akun Youtube Resmi Presiden Jokowi

News

Usai Penghitungan Suara, Pendemo Kepung dan Rusak Kantor Panwaskab

Peristiwa

Retakan Tanah di Trenggalek Semakin Melebar, Warga Mengungsi ketempat Saudara

Nasional

Kemendes RI Dorong Banaran Menjadi Model Desa Tangguh Bencana