Polisi Sahabat Anak Upaya Polsek Slahung Tanampak Disiplin Sejak Dini.

KANALPONOROGO.COM-Upaya menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi sejak dini terus dilakukan di Bhabinkamtibmas Desa Mojopitu wilayah Polsek Slahung Bripka Dadang Setiyono

Polisi Sahabat Anak merupakan sebuah program dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menyasar anak-anak pada usia dini dengan tujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan memberikan proses pembelajaran tentang tata tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini, Jum’at(26/07/2019 ).

Bhabinkamtibmas Desa Mojopitu Kecamatan Slahung Bripka Dadang Setiyono  melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak bertempat di TK Darmawanita  Desa Mojopitu kecamatan Slahung Ponorogo
Dalam kesempatan tersebut Bripka Dadang memberikan bimbingan dan penyuluhan dengan materi pengenalan aturan dan rambu berlalu lintas.

Dengan didampingi Guru TK Dharma wanita, Bripa Dadang Setiono memperkenalkan tugas polisi sebagai pelindung, pangayom, pelayan masyarakat yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan dengan metode belajar sambil bermain.Dengan metode ini nampak dari wajah wajah mereka yang ceria sehingga tidak tampak rasa takut ketika bertemu dengan Polisi.

Padahal di lapangan biasanya polisi selalu menjadi sosok menakutkan bagi anak-anak. Terlebih para orangtua terkadang menggunakannya untuk menakut-nakuti anak jika rewel atau nakal.

Menurut salah seorang guru siswa, Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini merupakan kegiatan positif. Terlebih anak-anak dikenalkan dengan berbagai hal seperti tugas polisi, rambu-rambu lalu lintas, dan lainnya.

Keakraban  anak-anak juga terlihat jelas, ketika Bhabinkamtibmas Bripka Dadang mengajak  beryanyi dan belajar menulis  sambil memperkenalkan 12 gerakan pengaturan lalu lintas dan mengajarkan rasa cinta Tanah Air.

Tujuan kegiatan Polisi Sahabat Anak ini adalah untuk menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi sejak dini. Selain itu dengan ditanamkan sejak dini, diharapkan para siswa ini kelak kalau sudah dewasa bisa lebih disiplin dan mematuhi segala peraturan perundang-undangan.
(YSL/HTN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here