Sambangi Masjid Kapolsek Pulung Khawatirkan Kondisi Pelajar

PULUNG, KANALPONOROGO.COM: Kapolsek Pulung AKP Denny Fahrudianto S.Sos, secara khusus menyambangi Masjid Jami’ yang berada di area SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo dalam rangka safari jum’at sekaligus memberikan sosialisasi dan himbauan kamtibmas, usai mimbar Jum’at (26/07/2019).

Ada hal penting yang ingin disampaikan Kapolsek Pulung sehingga sangat perlu untuk segera bertemu pelajar SMA dan menyampaikan beberapa hal diantaranya tentang berita hoax, ujaran kebencian (hate speech), kenakalan remaja, miras dan narkoba serta radikalisme dikalangan remaja.

Dihadapan kurang lebih 200 jamaah, Kapolsek Pulung mengajak untuk bijak dan cerdas dalam menyikapi maraknya video viral remaja bugil yang melibatkan anak dibawah umur, jangan sampai kita menyimpan, mengunggah dan atau menyebarkannya. apabila kita menerima video tersebut agar segera dihapus supaya terhindar dari permasalahan pelanggaran UU ITE yang konsekwensi hukumnya cukup berat.

“Saya hanya mengingatkan saja di era tekhnologi informasi ini, kita harus bisa cermat dalam memahami, memilih dan memilah berita yang kita dapatkan,” ujarnya.

“Jika tidak dimanfaatkan dengan baik HP ataupun media sosial bisa membawa kita kepada jurang kehancuran, namun demikian juga sebaliknya jika kita pergunakan sebaik-baiknya akan mendapat kemudahan sebagai alat komunikasi dan penunjang ilmu pengetahuan, dewasa ini HP/media sosial sudah menjadi kebutuhan penting sehari-hari”, lanjutnya.

AKP Denny juga menghimbau kepada jamaah dan pelajar yang hadir saling mengingatkan satu sama lain baik dilingkungan sekolah maupun didalam pergaulan dimasyarakat untuk selalu menjauhi minum-minuman keras dan narkoba sebagai biang dari kenakalan dikalangan remaja, memberikan bimbingan untuk srnantiasa berperilaku yang baik dan rajin menjalankan ibadah agama.

Pada kesempatan sesi terakhir para pelajar diajak untuk bersih dari pengaruh paham radikalisme “pelajar adalah generasi penerus bangsa, yang harus terbebas dari segala bentuk pengaruh paham radikal yang dapat meracuni pola pikir hingga memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa”. ungkapnya.

“Sebagai pelajar kewajiban yang utama adalah belajar dengan rajin imbangi dengan sikap serta budi pekerti, raih prestasi demi masa depan yang gemilang”. pungkasnya.

(Humas Polsek Pulung).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here