satpol pp ponorogo iklan sosialasi gempur rokok ilegal-kanalindonesia

Home / Budaya / News

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 18:38 WIB

Seniman Dan Pegiat Reyog Gelar Milad Pertama

KANALPONOROGO-Puluhan group reyog dan pegiat reyog yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya menggelar syukuran Milad ke-1 Komunitas Reyog Ponorogo (KRP) di kawasan Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (21/8).

Menurut Ketua Panitia,  Agus Susanto sebenarnya Milad KRP dirayakan pada Selasa (11/8) lalu, namun karena padatnya agenda, seperti partisipasi reyog mini ke Ponorogo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) serta bermacam undangan Hari Kemerdekaan, membuat perayaan milad KRP pun molor.

“Kegiatan milad antara lain diisi pemotongan tumpeng, penayangan slide foto dan berita aktivitas KRP, serta diiringi alunan musik khas Reyog,” kata Agus Susanto.

Baca juga : KRP Kawal Reyog Diakui UNESCO

Baca Juga :  Aniaya Tetangga, Pria ini di tangkap Unit Reskrim Polsek Sampung

Sementara itu, Ketua Komunitas Reyog Ponorogo (KRP) Suyatno berkomitmen akan terus mengawal seni budaya reyog untuk segera mendapat pengakuan sebagai warisan budaya dunia dari United Nations Educational, Scientific adan Cultural Organization (Unesco).

“KRP siap mengawal Reyog agar segera diakui sebagai warisan budaya dunia. KRP juga meminta pemerintah untuk memfasilitasi proses usulan supaya reyog mendapatkan pengakuan dari UNESCO,” kata Suyatno.

Suyatno menambahkan, KRP juga telah melakukan road show dengan menemui Bupati Ponorogo, M Amin, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, bahkan telah bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo untuk memperjuangkan pengakuan reyog sebagai warisan budaya dunia.

“Semua pejabat yang kami datangi memberikan apresiasi positif dan KRP akan terus mengkampanyekan Reyog Ponorogo menuju UNESCO,” papar Suyatno yang juga pimpinan grup Reyog “Bantarangin”.

Baca Juga :  Berikut Jadwal Grebeg Suro, HUT 523 Ponorogo dan Festival Budaya Bumi Reyog Platform Iindonesiana Ponorogo 2019

Lanjutnya, KRP merupakan organisasi yang akuntabel, karena memiliki kelengkapan, seperti AD ART, Akte Notaris, Keputusan Menkumham RI, rekening organisasi, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Bakesbangpol.

“Walaupun KRP baru setahun didirikan, tapi kami sudah mempunyai kelengkapan organisasi, jadi kami bukan organisasi abal-abal atau ilegal. Bahkan Gubernur DKI mengapresiasi kelengkapan administrasi yang KRP miliki,” tegas Suyatno.

Tampak hadir Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, Kepala Bidang Sumber Daya Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro, Wakil Ketua KRP Suparno Nojeng, sesepuh reyog Supardi dan Suparlan.(KRP)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Hari Ini Jenazah Liris Diterbangkan ke Surabaya

Nasional

Tujuh Eks Gafatar Asal Ponorogo Dijemput

Birokrasi

Sekda Ajukan Lima Nama Ke Bupati, Gantikan Sekretariat Panwaskab

Hukrim

Mantan Wabup Ida Bisa Ditahan

News

Hujan Deras Akibatkan Banjir di Ringin Putih

Peristiwa

Jalan Amblas Jalur Pacitan-Ponorogo Putus

Mataraman

Forkopinda Kabupaten Ponorogo Hadiri upacara dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73

Militer

Tokoh Tagana Ponorogo Berikan Dukungan Kepada Satgas TMMD ke 106