Edupreneurship merupakan hal yang sangat menarik di bidang pendidikan. Entrepreneurship adalah usaha kreatif atau inovatif dengan melihat atau menciptakan peluang dan merealisasikannya menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah.

Entrepreneurship di bidang sosial disebut sosiopreneurship, di bidang edukasi disebut edupreneurship, di internal perusahaan disebut interpreneurship, di bidang bisnis teknologi disebut teknopreneurship.

Bambang Hariyadi, NIM : 2108049038, Pasca sarjana MPGV Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Semua ini bisa dikembangkan pada sekolah, karena untuk menarik siswa lebih semangat dalam belajar dan menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini.

Prinsip-prinsip kerjasama (partnership) dalam edupreneurship

  1. Saling membutuhkan

Kerjasama dapat saling membutuhkan, jika Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) membutuhkan tenaga kerja lulusan SMK dan bahan baku industri misalnya hasil komponen, baju, periklanan atau pemasaran produk misalnya ATK kepada SMK. Sedangkan SMK membutuhkan DUDI sebagai tempat penyaluran tenaga kerja, tempat pelatihan, dan lain-lain .

  1. Saling mempercayai

Kerjasama  dilakukan dengan saling mempercayai jika kedua pihak yang bermitra bersikap jujur dan terbuka terhadap apa yang diperoleh atau dimilikinya.

  1. Saling memperkuat

Kerjasama dapat saling memperkuat untuk menghadapi pesaing dari luar, misalnya jika SMK menjadi pemasok bahan baku/ sparepart yang dapat dipercaya, murah dan berkualitas. SMK diperkuat oleh industri jika mendapat kepercayaan untuk mengelola sebagian dari sistem produksi industri sehingga SMK mampu menjadi contoh bagi SMK lain.

  1. Saling menguntungkan

Kerjasama dapat memberi manfaat yang saling menguntungkan, misalnya jika DUDI menjadi tempat magang guru SMK, DUDI memanfaatkan kerjasama ini untuk mengenalkan produk dan meningkatkan citra DUDI di masyarakat.

Untuk menjembatani edupreneurship di sekolah, SMK Muhammadiyah 3 Dolopo khususnya Kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Honda bekerjasama  dan bermitra dengan MPM Motor Madiun  dengan mendirikan Pos dealer MPM Motor Madiun di Kampus 2 beralamatkan Jl. Punden Candi Mulyo, Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun.

Di dalam edupreneurship semua SDM mulai dari tenaga non pendidik, tenaga pendidik, kepala sekolah, siswa dan DUDI berperan aktif dalam pelaksanaan edupreneurship ini.

Bidang yang dilaksanakan adalah penjualan sepeda motor dan service sepeda motor. sedangkan jenis pekerjaan edupreneurship di SMK Muhammadiyah 3 Dolopo adalah sebagai berikut :

  1. Penjualan sepeda Motot Honda (Tim Pekerjaan)

Sales Marketing

Telemarketing

Sales counter

      – Administration

Frontdesk

  1. Service sepeda Motor (Tim Pekerjaan)

– SA (Service Advisor)

– Teknisi

Counter part

Frontdesk

Dalam pelaksanaan edupreneurship tersebut, antar Guru dan siswa bersama DUDI saling berkolaborasi mengahasilkan suatu pembelajaran yang kolaboratif  menyenangkan dan menghasilkan profit.

- -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here