satpol pp ponorogo iklan sosialasi gempur rokok ilegal-kanalindonesia

Home / News / Peristiwa

Selasa, 8 September 2015 - 14:43 WIB

Sopir Pick up Lakalantas Slahung Ditetapkan Jadi Tersangka

KANALPONOROGO-Polisi akhirnya menetapkan supir pick up sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan di Desa Menggare, Kecamatan Slahung, yang menewaskan tiga orang penumpang dan 8 diantaranya mengalami luka-luka.

Selain ugal-ugalan, Agus dianggap menyalahi aturan lalulintas karena mengangkut  penumpang menggunakan mobil bak terbuka.

Setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, polisi akhirnya menetapkan Agus Priyambodo( 24) warga Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, Pacitan sebagai tersangka.

Penetapan tersebut karena terbukti dengan sengaja melanggar aturan lalulintas,  yakni membawa penumpang menggunakan mobil bak terbuka yang seharusnya mobil tersebut hanya digunakan untuk mengangkut barang. Selain itu, saat mengemudikan mobil,  Agus melaju dengan kecepatan tinggi, yakni diatas 80 kilometer per jam.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersinergi Sambangi Pondok Pesantren

“Pengemudi pick up melanggar Undang-Undang lalulintas Nomer 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, sehingga dia kita tetapkan sebagai tersangka,”ucap Kanit lakalantas Polres Ponorogo Ipda Edy Sucipta.

Tersangka terancam pasal 310 kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa dengan ancaman 6 tahun penjara dengan denda Rp 12 juta.

BACA JUGA : Minibus vs Pick Up Tewaskan Tiga PenumpangInilah Nama Korban Laka Lantas di Slahung

Sementara Imam Suheni, sopir mini bus mengaku pada saat kejadian, ia sudah menghentikan bus saat mengetahui pick-up yang membawa 10 penumpang ini melaju kencang dari arah Pacitan menuju Ponorogo dengan berjalan zig-zag. Namun mobil tersebut malah menabrak bus miliknya hingga pick-up terguling tiga kali dan menyebabkan tiga dari 10 penumpang tewas.

Baca Juga :  Polres Ponorogo Koordinasi dengan Bulog Efek Covid 19

Hingga saat ini Agus Priyambodo dan enam penumpang pick-up masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo dan belum bisa dimintai keterangan.

Seperti diketahui,  Senin siang kemarin, kecelakaan maut terjadi di jalan propinsi penghubung Ponorogo dengan Pacitan,  tepatnya di Desa Menggare, Kecamatan Slahung, Ponorogo antara mini bus dengan mobil pic-up bak terbuka yang membawa 10 penumpang.  Tiga tewas dilokasi sementara delapan  diantaranya mengalami luka dan masih menjalani perawatan di RSUD dr Harjono Ponorogo.(K-1)

Share :

Baca Juga

News

Hendak Memindah Andang,Kuli Bangunan Tewas Terjatuh

Headline

Gotong Royong 3 Pilar Perbaiki rumah Warga

Headline

Kang Giri Rubah Gunungan Sampah di TPA Mrican Jadi Briket

Hukrim

Jelang Pilkada, Polres Waspadai Gesekan di Masyarakat

Mataraman

Polsek Slahung Bersama Pemerintahan Desa Jebeng Lakukan Kerja Bakti

Peristiwa

Dua Motor Bersenggolan di Sooko, Pengendara Masuk rumah Sakit

Mataraman

Arahan Pembina Bhayangkari Dan Pertemuan  Rutin Anghota Bhayangkari Cabang Ponorogo

Hukrim

Jelang Lebaran, Kapolres Himbau Masyarakat Lebih Waspada