Home / Birokrasi / Sosial

Selasa, 12 April 2016 - 09:55 WIB

Tamat Sudah Lokalisasi Kedung Banteng, Pemkab Bongkar Paksa Bangunan Yang Tersisa

 

Buldoser robohkan semua bangunan eks lokalisasi kedunbanteng yang belum dibongkar (foto : kanal ponorogo)

KANALPONOROGO-Pemerintah Daerah Ponorogo melalui dinas terkait dengan pengawalan ketat anggota Polres dan Kodim melakukan pembongkaran paksa bangunan bekas lokalisasi Kedung Banteng yang berada di Desa Kedung Banteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Selasa(12/04/2016).

Dua unit alat buldozer dikerahkan untuk merobohkan semua bangunan yang belum dibongkar oleh pemiliknya.

Baca Juga :  Diduga Mengantuk, Tewas setelah Nabrak Mahoni

“Kami sudah memberikan pemberitahuan kepada para penghuni, bahkan juga telah ditempel peringatan dengan batas waktu sampai dengan tanggal 11¬† kemarin, tapi karena masih banyak yang belum melakukan pembongkaran, maka terpaksa kami lakukan pembongkaran hari ini,”terang Sumartuji, Kasi Ops Sat Pol PP.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Ponorogo, Sumani, ditemui dilokasi eks lokalisasi Kedung Banteng saat berlangsung pembongkaran, mengatakan,”pembongkaran ini akan kita lakukan sehari harus selesai, namun bila bila hari ini tidak selesai akan kita lakukan pada hari berikutnya sampai semua selesai dibongkar,”ucap Sumani kepada kanalponorogo.

Baca Juga :  Tentang 47 Tenaga Kontrak, BKD Akan Tegur Sekwan

Ditambahkanya,”kita tunggu sampai selesai, sampai rata, setelah itu akan kita tentukan langkah dan kajian berikutnya,”pungkas Sumani. (wad/kanal-ponorogo/com)

Share :

Baca Juga

Birokrasi

Pejabat Eselon 2 Dan 3 Didaftarkan Asesmen DI Provinsi

Budaya

Mancep ll, Digelar di Obyek Wisata Telaga Ngebel

Birokrasi

PNS Kemenag Ponorogo Masih Minim Lakukan PUPNS

Birokrasi

Choirul Tanjung Akan Investasi Di Kota Madiun

Birokrasi

Nekat Praktek, Dua PSK Janti Diamankan Polsek Jenangan

Birokrasi

PAW Sukirno, KPU Masih Menunggu

Mataraman

Polsek Jambon Berbagi Kasih Kepada Kaum Duafa

Birokrasi

Amin Akui, Ada Yang Berusaha Mendiktenya