Home / Nasional / News / Pendidikan

Jumat, 13 November 2015 - 23:37 WIB

Tercatat Puluhan Pelajar Asing Over Stay

Kantor imigrasi madiun

KANALPONOROGO-Jelang penghujung tahun 2015 Kantor Imigrasi Kelasi II Madiun, setidaknya menemukan 33 pelajar warga negara asing (WNA) over stay atau melewati ijin tinggal.

Meski tidak merinci ke 33 warga negara asing (WNA) tersebut, akan tetapi hali itu diakui Kepala Imigrasi Kelas II Madiun Sigit Roesdianto, Jum’at (13/11).

“Keberadaannya berada dipondok-pondok pesantren diwilayah kerja Imigrasi Madiun. Para pelajar warga negara asing menuntut ilmu di pondok pesantren diketahui petugas melanggar ofer stay, saat petugas melakukan operasi secara keseluruhan. Mengingat warga negara asing tersebut bersatus pelajar sehingga pihaknya hanya mengenakan biaya beban sesuai dengan PP nomer 45 tahun 2014,” jelasnya.

Baca Juga :  Ikasmaza Go Green, Hijaukan Bumi Reyog

Jadi karena orang asing tersebut adalah sebagai pelajar,  tambahnya, hanya dikenakan biaya beban sesuai PP nomer 45 tahun 2014 per harinya sekitar Rp 300 ribu. Sehingga kalau over stay-nya cukup lama tinggal dikalikan Rp 300 ribu per hari.

Jika dalam jangka waktu 60 hari, tidak dikenakan sanksi tambahan. Tapi, jika lewat dari 60 hari harus dideportasi untuk dikembalikan ke negaranya.

Menurutnya sebagai bentuk antisipasi keberadaan warga negara asing diwilayah hukumnya terutama yang melanggar keimigrasian, pihaknya mempunyai komunitas intelejen daerah diprakasai Pemerintah Kota/Kabupaten Madiun.

Baca Juga :  Gugatan Pra Peradilan Terhadap Polres Ponorogo Gugur

“Sehingga. jika ada permasalahan dapat diatasi cepat dan tepat,” tandasnya.

Sementara itu, untuk mengawasi dan pemantauan meningkatnya jumlah warga negara asing masuk diwilayah kerjanya seiring dalam waktu dekat pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).Kepada http://kanalponorogo/ Ia mengaku, tidak mengkhawatirkan hal itu karena sudah mempunyai tim pengawasan orang asing.

“Kami juga berharap masyarakat tidak segan melaporkan keberadaan orang sekitar kepada petugas terkait,” tegasnya.(wad/kanalponorogo)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Korban Perampokan Toko Emas Ngrayun Masih Trauma

Mataraman

Kepedulian, Kapolsek Sambit Beserta Anggota Takziah ke Rumah Warga

Militer

Rangka Atap Rumah Mbah Plendik Mulai Digarap Sargas TMMD ke 106

Hukrim

Empat Terdakwa Korupsi DAK Dituntut Lebih dari 1 Tahun Penjara  

Headline

Ketidakpatuhan Masyarakat terhadap Prokes Harus Diwaspadai dan Disikapi dengan Tegas

News

Dibatasi Masa Jabatan, KPU Kerepotan Bentuk PPS

News

Polres Ponorogo Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Headline

Hujan Intensitas Tinggi Selama Empat Jam, Picu Banjir di Kabupaten Lebak