MALANG, KANALPONOROGO.COM: Perjalanan Skuad Fustsal Ponorogo untuk lolos pra kualifikasi Porprov Jatim 2022 penuh perjuangan dan menegangkan.

Di Grup D,  skuad Ponorogo yang digawangi  Andik Sodik Dwi Jatmiko berhasil menumbangkan  Kabupaten Malang dengan skor 7 : 6 di SM Futsal Kota Malang, Rabu (30/3/2022) petang.

Namun ketegangan dan mentalitas pemain Ponorogo sempat down di babak  kedua pertandingan karena Tim Kabupaten Malang  sanggup menyamakan kedudukan 6 : 6.

“Kita sempat down di babak kedua begitu Kabupaten Malang  mampu menyamakan kedudukan 6 : 6. Semangat kita, adrenalin kita meningkat drastis ketika flashback perjuangan kita berangkat dari kota kecil Ponorogo. Ada semangat kita jangan sampai malu-maluin Ponorogo, “ungkap Andik  saat  makan bersama tim setibannya di Ponorogo, Sabtu (02/04/2022) kemarin.

Andi Sodik Dwi Jatmiko yang berasal dari club futsal Jomblo FC ini menyampaikan target selanjutnya adalah menang di Porprov Jawa Timur yang digelar mulai Bulan Juni mendatang di Malang. Sehingga tim  Ponorogo punya waktu 2 bulan untuk meningkatkan kemampuannya .

“Kita merupakan tim futsal dari daerah yang mungkin sebelumnya tak diperhitungkan. Sehingga untuk menjadi pemenang di Porprov harus lebih sering melakukan sparring partner. Itu untuk meningkatkan rasa percaya diri dan adaptasi lapangan. Karena lapangan yang kita pergunakan selama ini untuk latihan bukan yang standar, “jelas, Andik yang merupakan Alumni SMK PGRI 2 Ponorogo ini.

Harianto, manager skuad futsal Ponorogo kepada awak media menyampaikan  semua tim dari kabupaten/ Kota se Jawa timur memburu kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke Porprov Jatim 2022. Sehingga perjuangan yang dilakukan dua tim ini tidak hanya menguras tenaga, stamina  namun juga emosi. Ponorogo tampil sebagai pemenang dengan skor 7-6. Ketika pertandingan menyisakan waktu 23 detik.

“ Gol-gol yang menjebol gawang lawan dilesatkan diantarannya oleh Alif Praslistya Wahyu sejak  menit 5, kemudian  Ardan Sebastian Agfali di menit ke 18, Andi Sodik Dwi Jatmiko menit 19 dan Jefri Andre Awan di menit 31. Semangat anak-anak luar biasa. Bagaimana tidak,  pada babak kedua kedudukan sama 6 : 6 mereka sempat down namun mampu bangkit  dengan mengingat kotanya tercinta Ponorogo, “terang Harianto.

- -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here