Home / News / Pilkada

Kamis, 20 Agustus 2015 - 15:13 WIB

Usai Penghitungan Suara, Pendemo Kepung dan Rusak Kantor Panwaskab

KANALPONOROGO-Ratusan pendemo mengamuk dikantor Panwaskab Ponorogo karena penghitungan suara dalam Pilkada dianggapnya telah terjadi kecurangan sehingga Paslon yang didukungnya kalah.

Selain bertindak anarkhis, diketahui salah satu diantara mereka membawa senjata api  dan menyandera Ketua Panwas serta memasang bom di kantor Panwaskab.

Situasi tak terkendali, saat ratusan massa berhasil menduduki kantor Panwas, dan melaporkan kecurangan KPU dalam melakukan penghitungan suara. Tak mendapatkan jawaban yang memuaskan, maka kotak suara yang dibawa oleh petugaspun dirusak.

Situasi dapat dikendalikan setelah Satuan Brimob dengan antiterornya berhasil mengevakuasi ketua Panwaskab dan mengamankan pelaku.

Sementara 2 buah bom yang dipasang di kantor Panwas berhasil dijinakan oleh tim Jibom dan satunya diledakkan di luar area.

Simulasi Gladi Lapang Sispamkota, digelar Kamis ( 20/8), di depan paseban Aloon-aloon Ponorogo diberi sandi “ Mantap Praja katong 2015”. Simulasi yang diikuti oleh 612 personil Polri atau dua pertiga dari kekuatan Polres Ponorogo dibantu TNI, Satpol PP, BPBD , pemadam kebakaran, Dishub dan Ormas di  Ponorogo.

Baca Juga :  ULP Gagal lelang APK Pilkada

“ Intinya kita lakukan konsolidasi terakhir sebelum masuki tahapan inti yang akan dimulai pada tanggal 24 Agustus besuk. Semua unsur keamanan yang terlibat baik dari Polri, TNI, Pemkab dan Ormas lainnya. Dalam Sispamkota ini semua unsur diharap memahami betul siapa berbuat apa, dan bertanggungjawab kepada siapa. Harapannya jika ada hal yang terjadi akibat eskalasi (politik dan kemanan ) semua unsur sudah memahami peran dan statusnya,” terang Kapolres Ponorogo, AKBP. Ricky Purnama, Kamis (20/08).

Baca juga : Kejari Bisa Tindak Tegas Bank Jatim Jika Menghalangi Penyidikan Kasus DAK

Baca Juga :  Juragan Emas Gagalkan Perampokan, Satu Pelaku Babak Belur Dimasa

Dijelaskanya, sampai dengan hari ini kondisi di Ponorogo  mantap dan kondusif. Namun dimaklumi dinamika akan terus bergerak dinamis.

“Tapi kita ingatkan ke semua elemen siap menyambut Pemilukada 9 Desember. Yang penting pengamanan ini adalah fokus orang yakni Cabup dan Cawabup, lokasi  kegiatan dan barang property kegiatan,” tegas AKBP Ricky Purnama.

Sedangkan untuk pengamanan pribadi atau kemanan melekat kepada Cabup dan Cawabup sudah dilakukan oleh Polres dengan pengawalan tertutup sejak beberapa hari lalu.

Pengamanan 2 orang personil polisi kepada masing-masing pasangan Cabup dan Cawabup itu, kata Kapolres, dilakukan menyusul kasus penusukan di Lamongan terhadap salah satu calon bupati jalur independen yang dilakukan oleh orang tak dikenal.(K-4)

Share :

Baca Juga

Headline

Ponorogo lounching Jatim Bermasker Pertama di Kelurahan Tonatan

Headline

Beri Kado 87 Anggota dan ASN Polres Ponorogo Yang Lahir di Bulan April

Militer

Apel Pagi, Danramil Sooko Ajak Anggota Terus Bina Komsos Dengan Masyarakat Lokasi TMMD

Peristiwa

Jelang Puasa, Polres Ponorogo Razia tempat Karaoke

Mataraman

Koramil Slahung Beri Kejutan HUT Bhayangkara ke 73 

Hukrim

Terdakwa Yuni Widyaningsih Bakal Sidang Bareng Yusuf Pribadi

Peristiwa

Tabrak Pohon di Jalur Ponorogo-Wonogiri, Mahasiswa Tewas di TKP

Militer

Perkasa, Prada Signal Dalam Hitungan Menit Habiskan Puluhan Sak Semen PC