Home / News / Sosial

Sabtu, 2 Januari 2016 - 15:26 WIB - Editor : redaksi

Rayakan Tahun Baru, Warga Binaan Lapas Main Reyog

Warga binaan lapas memainkan reyog foto : kanal ponorogo

KANALPONOROGO-Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) kelas IIB Ponorogo tak mau ketinggalan untuk ikut merayakan pergantian tahun baru dengan mengadakan pertunjukan kesenian reog dan khasidahan yang dibarengi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di didalam komplek Lapas, Sabtu (02/12).

“Selain penampilan reyog, acara ini diawali dulu dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad,”ucap Kalapas kelas IIB Ponorogo Hendro Susilo Nugroho kepada kanalponorogo.

Ada beberapa item tampilan yang kesemuanya melibatkan para warga binaan, yaitu tampilan paduan suara, khasidah dan kesenian reyog.

“Digelarnya acara ini adalah untuk memberikan binaan dan sekaligus untuk mengembalikan psikologys mereka, supaya nantinya setelah pulang  tidak canggung lagi untuk kembali ke lingkungan mereka,”terang Hendro Susilo.

Baca Juga :  Diterjang Longsor Tiga Rumah Warga Banaran Ponorogo Rusak
paduan suara penghuni lapas sambut undangan foto : kanal ponorogo
paduan suara penghuni lapas sambut undangan foto : kanal ponorogo

Dijelaskanya, dengan dipilihnya kesenian reyog untuk ditampilkan dalam acara ini, selain untuk mempotensikan kemampuan para narapidana juga untuk nguri-nguri kesenian asli Ponorogo.

“Hanya berlatih selama dua minggu, dan ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan nguri-nguri  kesenian asli Ponorogo yaitu reyog. Minimal apa yang ada didalam rutan dan berada dalam tembok, mereka tetap bisa mengembangkan kesenian,”terangnya.

Disebutkanya, dalam acara yang bertema “sederhanakan dalam sikap, kayakan dalam berkarya” tersebut melibatkan sekitar 48 warga binaan.

Baca Juga :  Pengedar Pil Koplo Lintas Provinsi Ditangkap

Sementara itu salah satu warga binaan lapas, Lilik Puspitasari yang memainkan tari jathil dalam group reyog yang tampil mengaku cukup menghibur, walaupun diawalnya malu ama teman-teman didalam lapas. Dia juga mengaku dengan kegiatan ini sangat mebantu secara psikologys, dimana menurutnya sudah tidak terasa jika berada dalam tembok penjara dan terpisahkan dengan masyarakat luar.

“Awalnya malu ama teman-teman, tapi ya enjoy ajalah untuk menghibur  diri dan teman-teman , ikut senang bisa terhibur dan tidak terasa bila berada didalam penjara,”ucap Lilik Puspitasari salah satu warga binaan yang masuk ke lapas karena tersandung kasus 363.(wad/kanalponorogo).

foto : kanal ponorogo
foto : kanal ponorogo

Share :

Baca Juga

Sosial

Eksotis air Terjun Kedung Mimang

Mataraman

TNI-POLRI GOTONG ROYONG BERSIHKAN LUMPUR RUMAH KORBAN TERTIMBA LONGSOR

Birokrasi

Kejari Ponorogo Siapkan Pencekalan Wabup Ida

Militer

Semangat Sertu Mulyono Patut Diapresiasi

Mataraman

PERINGATAN HARI PAHLAWAN DI RUMAH SINGGAH PANGLIMA BESAR JENDRAL SUDIRMAN

News

Peringati HPN ke 70, KWP Gelar Donor Darah

Birokrasi

Meski Telah Dihimbau, Masih Banyak PNS Terlambat

Peristiwa

Ditinggal Hadiri Hajatan, Rumah Warga Jambon Hangus Dilahab Si Jago Merah