Patroli Gabungan Polisi dan Perhutani berhasil padamkan kebakaran hutan.

KANALPONOROGO.COMPolsek Pulung, Titik api disertai asap hitam mulai nampak membakar kawasan hutan lindung (KHL) petak 42E, masuk pada wilayah RPH Tambak Sari, BKPH Sukun yang juga merupakan lahan petani hutan (pesanggrem) tergabung pada LMDH Tani Maju 2. Selasa (20/08/19).

Kapolsek Pulung AKP Denny Fahrudianto dan Asper Sukun Bob Edward segera mengatur personilnya siaga dan melakukan Patroli gabungan ke lokasi kebakaran guna mencegah kebakaran yang lebih luas dan kerugian yang lebih banyak lagi.

Dengan menggunakan peralatan seadanya yakni alat gepyok dari dahan/ranting pohon segenap petugas dari Patroli gabungan yang terdiri dari gabungan Personil Polsek Pulung dan Perhutani Asper Sukun sebanyak 30 personil segera turun ke lokasi kebakaran melakukan upaya pemadaman.Mengingat lokasi kebakaran cukup sulit sehingga menjadikan sedikit rintangan petugas untuk segera sampai ke lokasi kebakaran. Namum demikian tim gabungan tetap berusaha menjangkau medan yang terjal pada kemiringan lereng sebuah sungai dibawahnya.

Upaya pemadaman dimulai pada jam 12.10 wib, dimana api sudah mulai membakar semak belukar, alang-alang dan tanaman bawah lainnya hal ini berlangsung cukup menguras tenaga hingga tepat pada jam 17.05 waktu setempat api dapat dipadamkan seluruhnya.

Setelah kobaran api yang membakar semak belukar dapat dikuasai, petugas Patroli gabungan membuat ilaran dan sekat kebakaran untuk mencegah merembetnya sisa api dilokasi kebakaran dan menunggu hingga api benar-benar telah padam.

Adapun hutan yang sempat terbakar seluas 0,7 hektar are dari luas total 32.00 hektar are terdapat jenis tanaman rimba campur Mahoni, Sono dan Jati, berkat kecepatan dan kesigapan petugas Patroli gabungan sehingga kawasan hutan lindung tersebut dapat diselamatkan dengan kerugian materiil dapat ditekan seminimal mungkin.

Pada kesempatan apel konsolidasi yang juga dilakukan disekitar kawasan kebakaran, Kapolsek Pulung menekankan beberapa hal sebagai refferensi dalam pelaksanaan kegiatan pemadaman di waktu yang akan datang.

Dalam himbauannya Kapolsek Pulung mengajak agar seluruh petugas saling memberi informasi, siapa yang mengetahui lebih dahulu agar menyampaikan lewat alat komunikasi hp atau langsung koordinasi sehingga kebakaran segera bisa kita tangani dengan cepat.

“Hal yang lebih penting adalah utamakan keselamatan pribadi petugas pemadam, cari posisi arah angin jangan sampai kita malah terjebak dan menjadi korban,” ujarnya.

Kapolsek Pulung juga memberikan motivasi agar selalu menjaga soliditas kekompakan diantara petugas karena hal ini menjadi faktor utama agar terjalin kebersamaan dan menumbuhkan semangat dalam menghadapi medan sulit didalam hutan belantara.

Selaku Asper Sukun “pak Bob” memberikan apresiasi dan ungkapan terimakasih dengan adanya Patroli gabungan dapat menyelamatkan aset Negara.
“Kedepannya lebih di intensifkan kegiatan Patroli gabungan untuk mencegah dan menjaga kelestarian hutan kita dari bahaya kebakaran.” pungkasnya.

(Humas Polsek Pulung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here