Home / Kanal Jawa Timur

Jumat, 8 Desember 2023 - 13:01 WIB - Editor : Redaksi

Polresta Banyuwangi Berhasil Amankan 8 ABG Diduga Pelaku Pengeroyokan di Taman Sritanjung

BANYUWANGI – Cukup dalam hitungan hari, Satreskrim Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil meringkus 8 Anak Baru Gede (ABG) pelaku aksi pengeroyokan brutal di Taman Sritanjung, Minggu dini hari, 3 Desember 2023 lalu.

Mereka adalah DA (20), RNA (19), DMH (18), AMP (19), ZAF (19), ZHY (17), asal Kelurahan Temenggungan. Serta FSN (18) dan MA (15), warga Kelurahan Singotrunan. Dari 8 orang pelaku, 4 diantaranya masih berstatus pelajar.

FSN, DMH dan ZHY, tercatat sebagai siswa SMK Gajahmada dan SMKN 1 Glagah. Sementara MA, masih kelas 7 SMP Habibulloh. Kini para pelaku harus menjalani pemeriksaan penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Sobarnapraja, menyampaikan, ungkap kasus ini bermula dari laporan korban.

Baca Juga :  Respon Cepat Polisi dan Relawan Amankan ODGJ yang Acungkan Sajam di Pasar Besar Kota Malang

“Begitu mendapat laporan, kami langsung melakukan penyelidikan, begitu bukti-bukti berhasil kita dapatkan, kita lakukan penangkapan,” katanya, Kamis (7/12/2023).

Dijelaskan, aksi pengeroyokan brutal pada Minggu dini hari, 3 Desember 2023 lalu, terjadi saat korban, Moh Movid, bersama sejumlah rekan nongkrong di Taman Sritanjung. Tepatnya di utara bundaran depan Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

“Sekitar pukul 01.30 WIB, korban bersama rekan-rekannya hendak pulang. Disaat yang sama diselatan bundaran terdapat rombongan motor yang mbleyer-mbleyer,” ujar Kompol Agus.

“Tiba-tiba para pelaku beserta temen-temannya, sekitar 20-25 orang, mendatangi korban dan langsung melakukan pengeroyokan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pengurus Cabang PMII Lamongan Kecam Black Campaign Jelang Pemilu 2024

Pengakuan korban, para pelaku bukan hanya memukul. Tapi juga menginjak-injak serta memukul dengan menggunakan batu bata dan balok kayu. Rekan korban yang mencoba melerai pun tak luput dari keberingasan para pelaku. Aksi brutal baru berhenti setelah warga sekitar berdatangan.

“Hasil pemeriksaan sementara, motif pengeroyokan adalah kesalahpahaman antara pelaku dan korban,” beber Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja.

Selain 8 orang pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, pakaian yang dikenakan pelaku disaat kejadian. Kasus ini sedang dalam penanganan Satreskrim Polresta Banyuwangi . (*)

Share :

Baca Juga

Kanal Jawa Timur

Jaga Harkamtibmas Polsek Bungkal Melaksanakan Patroli Pasca Pemilihan Umum

Kanal Jawa Timur

Jaga Harkamtibmas Dan Cegah Tindak Kejahatan Sat Samapta Polres Ponorogo Gencar Laksanakan Patroli Perintis Presisi

Kanal Jawa Timur

Jaga Kamseltibcar Polsek Ponorogo Melaksanakan Giat Padat Pagi Di Tempat Rawan Laka Dan Antisipasi Tahun Baru

Kanal Jawa Timur

Polrestabes Surabaya Berhasil Turunkan Angka Fatalitas Kecelakaan di Tahun 2023

Kanal Jawa Timur

Kapolres Ponorogo Hadiri Milad Ke-62 Dan Peresmian Masjid IBNU SINA RSU Muhammadiyah Ponorogo

Kanal Jawa Timur

Polsek Ngrayun Melaksanakan Penyuluhan Anti Kekerasan Dan Bullying Di SDN Mrayan

Kanal Jawa Timur

Cooling System Pemilu 2024, Kapolres Ngawi Sambangi Tokoh Agama dan Ulama

Kanal Jawa Timur

Polda Jatim Pastikan Informasi Video KPPS Dianiaya Sekelompok Orang di Madura adalah Hoaks