satpol pp ponorogo iklan sosialasi gempur rokok ilegal-kanalindonesia

Home / Citizen Journalism

Minggu, 12 Juni 2016 - 16:10 WIB

Seniman Reyog Ponorogo Minta Dibangun Bandar Udara

KANALPONOROGO-Seniman Reyog Ponorogo yang ada di Jabodetabek meminta para pemangku kepentingan untuk segera mewujudkan bandar udara (bandara) komersil di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Hal ini disampaikan setelah usulan menjadikan Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Madiun sebagai bandara komersial ditolak karena merupakan kawasan pertahanan udara Indonesia.

Sekretaris Komunitas Reyog Ponorogo (KRP), M Syaiful Jihad mengatakan pembangunan bandara akan mempercepat proses pembangunan, khususnya sektor pariwisata mengingat Kabupaten Ponorogo begitu banyak potensi alam, wisata dan merupakan pusat kesenian Reyog di Indonesia bahkan dunia.

“Jarak tempuh Ponorogo dengan bandara terdekat berkisar empat sampai lima jam yaitu dari bandara Solo, Jogjakarta atau Surabaya, terlalu memakan waktu,” kata Syaiful di Jakarta, Minggu (12/6).

Baca Juga :  Reyog Ponorogo Siap Menjadi Duta Anti Narkotika

Dari data, menurut Syaiful, wisatawan yang berkunjung ke Ponorogo pada tahun 2012 sebanyak 50 orang berasal dari mancanegara dan 288.593 orang dari domistik. Sedangkan pada tahun 2013 (60 orang dari mancanegara, 322.248 orang dari domistik), tahun 2014 (331.959 orang dari domistik), dan pada tahun 2015 sebanyak 65 orang mancanegara dan 396.926 orang dari domistik.

“Para seniman Reyog meyakini jika bandara dibangun di Ponorogo atau di daerah yang tidak jauh dari Ponorogo akan meningkatkan jumlah wisatawan khususnya yang berasal dari mancanegara,” tegas Syaiful.

Baca Juga :  Hari Bakti ke-74 TNI AU, Lanud Iswahjudi Gelar Serbuan Vaksinasi

Pembangunan bandara tentunya  tidak hanya dimaksudkan untuk pengembangan pariwisata semata tetapi sektor yang lain mengingat banyaknya potensi sumber daya alam, industri, pertanian, dan ekonomi.

Ditempat terpisah, Marius Gumono yang berprofesi sebagai pengusaha mendukung usulan pembangunan bandara di Ponorogo tentunya setelah melalui kajian yang mendalam.

“Seperti Majalengka Jawa Barat punya Kertajati, eks Karesidenan Madiun sudah semestinya punya bandara. Bilamana Ponorogo tersedia lahan, why not?,” kata Gumono yang berkantor di WTC Jl Jenderal Sudirman, Jakarta.(krp)

Share :

Baca Juga

Citizen Journalism

Jenderal Idham Azis Serahkan Panji Polri Tribrata ke Jenderal Listyo Sigit

Citizen Journalism

Kedudukan NU Sebagai Jam'iyyah (organisasi) Dalam Pilkada 2015 di Ponorogo

Citizen Journalism

Forkopimda Jatim Gelar Pasukan Ops Tegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Citizen Journalism

Penghargaan Kapolres Ponorogo kepada Istri Anggota Polsek Ngrayun

Citizen Journalism

Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas Dari Atas Hingga Bawah Tegakan Displin Prokes Masyarakat

Citizen Journalism

Agenda Tak Penting Untuk Para Warog

Citizen Journalism

Ringankan Korban Bencana Alam dan Banjir, Polda Jatim Salurkan Bantuan Hingga 1,8 Milyard

Citizen Journalism

Amin, Sebagai Incumbent Sudah Kampanye Dari Awal Menjabat