Home / Headline

Jumat, 10 September 2021 - 19:28 WIB - Editor : ARIEF - Kanal Indonesia Network

Sayed Junaidi: Itu Langkah Preventif Petugas Kepolisian Bukan Untuk Proses Hukum

KANALPONOROGO COM – SURABAYA, Terkait dengan Polres Blitar Kota yang mengamankan seorang pria, saat kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Pada 7 September 2021 lalu. Mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari Ketua Umum Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi.

Ketua Umum Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi. Menyayangkan beberapa pihak yang nyinyir negatif terhadap apa yang dilakukan Pihak Kepolisian di Kota Blitar terkait mengamankan seorang pria yang membentangkan spanduknya ketika Presiden Joko Widodo berkunjung ke Blitar, pada Selasa (7/9/2021) lalu.

“Sayangnya, kunjungan ini diwarnai penangkapan polisi kepada seorang pria. Penangkapan ini bermula ketika pria itu tiba-tiba membentangkan spanduk saat mobil Jokowi meninggalkan area PIPP tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke - 78 Kapolda Jatim Ingatkan Kolaborasi Kawal Pilkada 2024

Ditambahkan, bahwa pria itu muncul di tengah kerumunan warga, tepat saat Jokowi sedang melambai tangan dari kaca jendela mobilnya.

“Ditangkap itu langkah preventif petugas kepolisian, bukan untuk proses hukum, seperti halnya ketika rombongan lewat kendaraan lain dihentikan,” ucapnya.

“Jadi jangan juga asal bunyi dalam menanggapi kejadian tersebut, karena memang ada protap terhadap pengamanan Presiden,” tegas pengagas gerakan Fokus Indonesia Gemilang ini.

Diberitakan sebelumnya, saat kedatangan presiden di kota blitar pada 7 September 2021 lalu, seorang pria membentangkan poster yang mengeluh dengan harga jagung yang tinggi. Atas tindakannya itu, pria tersebut lantas diamankan Polres Blitar.

Baca Juga :  Pelihara Kamtibmas, Satbinmas Polres Lamongan Bina Anak Punk

Pria tersebut adalah seorang peternak asal Kabupaten Blitar. Dan sudah dipulangkan, tidak ada penangkapan hanya dimintai keterangan dan dipulangkan.

“Sebelum di pulangkan kami juga mengecek terlebih dahulu orang tersebut, benar peternak atau tidak. Namun setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan. Ternyata benar yang bersangkutan merupakan peternak dan hanya menyampaikan keluhannya saja,” kata Kapolres Blitar Kota.

Begitu mengetahui, bahwa maksudnya hanya menyampaikan aspirasi pria tersebut kemudian dipulangkan ke rumahnya. “Menyampaikan saja berkaitan dengan aspirasi harga jagung atau pakan ternak,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Headline

30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol 91 dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity

Headline

Pelihara Kamtibmas,Polres Kediri Kota Berhasil Amankan 140 Jerigen Ciu

Headline

Kapolsek Sooko Beri Sembako Kepad Warg Terdampak Covid 19

Headline

Ajak Masyarakat Perangi Narkotika,Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota Berbagi Kaos HANI untuk Warga

Headline

Personel Polsek Sooko Datangi Bencana Longsor Di Desa Ngadirojo

Headline

Kapolri Ucapkan Selamat Idul Fitri: Perkokoh Kebersamaan dan Rajut Persatuan Wujudkan Indonesia Tangguh dan Tumbuh

Headline

Polri Kirimkan 7 Polwan Jadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji, Ini Tugasnya

Headline

Jelang Hari Raya Idul Fitri Polsek Ponorogo Tingkatkan Patroli Obyek Vital Dan Tempat Perbelanjaan