Home / Headline

Selasa, 12 April 2022 - 16:52 WIB - Editor : ARIEF - Kanal Indonesia Network

Ditpolairud Polda Jatim Amankan BBM Subsidi Jenis Bio Solar dan Pertalite 4,5 Ton

KANALPONOROGO.COM – SURABAYA, Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur, pada (5/4/2022) sekira pukul 20.00 WIB, di Pelabuhan Dungkek, Sumenep, Madura. Berhasil meringkus satu orang tersangka yakni SRW, dengan dugaan pengangkutan dan Niaga BBM yang Disubsidi Pemerintah.

Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus ini berdasarkan adanya informasi dari masyarakat bahwa terjadi kelangkaan BBM di masyarakat Dengkek Sumenep, kepada Tim Satgas Gakkum BBM Ditpolairud Polda Jatim. Yang kemudian dilalukan pemantauan dan pengawasan di kawasan Sumenep.

“Dari informasi tadi tim bergerak mengecek di lapangan dan akhirnya didapat informasi A1. Bahwa di TKP Pelabuhan Dengkek, Sumenep, terjadi dugaan pengangkutan Niaga BBM,” kata Dirpolairud Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga :  Rekomendasi Film Tayang di Cinépolis Cinemas Desember 2022

Tim berhasil mengamankan satu kendaraan jenis pick up dan satu orang tersangka yang mengangkut 4,5 Ton BBM bersubsidi jenis Bio Solar dan Pertalite.

“Modus pelaku ini ada 2 yakni, pelaku menggunakan surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh instansi terkait yang seharusnya digunakan untuk sekali angkut namun digunakan sampai 3 kali,” tandasnya.

“Berikutnya dengan modus menggunakan pengisian berulang ulang dengan menggunakan mobil pelangsir dan menggunakan jirigen. Dan Tim Satgas BBM Ditpolairud mengamankan 90 jirigen isi Bio Solar dan 40 jirigen isi Pertalite kurang lebih 4,5 ton,” tambahnya.

Baca Juga :  Tikungan Tajam Dukuh Batur Desa Pelem Bungkal Memakan Korban

Dari pengakuan tersangka bahwa sudah melakukan pekerjaan ini sudah 4 kali. Yang dimana BBM Bersubsidi Bio Solar dengan harga Rp 5.150 dan dijual Rp 6.500 ada selisih harga Rp 1. 350 per/liter.

“Kemudian untuk Pertalite pelaku membeli dengan harga Rp 7.650 dijual Rp 8.700 ada selisih harga Rp 1.050. Dan selama melakukan kegiatan tersebut sebanyak 4 kali, pelaku mendapatkan keuntungan sekali angkut sebesar Rp 50 juta dan jika 4 kali mendapat Rp 200 juta,” pungkasnya.

BBM tersebut rencana akan dijual kepada masyarakat nelayan Pulau Raas Kabupaten Sumenep.

Share :

Baca Juga

Headline

Polres Pelabuhan Tanjungperak Berhasil Amankan Dua Tersangka Pencuri Motor Asal Bulak Banteng

Headline

Peduli Warga Alami Kekeringan, Humas Polres Ponorogo Salurkan Air Bersih

Headline

Kursi Curhat Dalam Cangkrukan Kamtibmas Oleh Kapolsek Mlarak.

Headline

SSDM Polri Raih Penghargaan Pelayanan Prima Versi PEKPPP Nasional

Headline

Pemkab Ponorogo Besuk Lakukan Rapid Test dan Swab kepada 92 Santri Pondok Gontor 2

Headline

Gara – gara tabung Gas LPG meledak, Rumah Bekas Kandang Sapi habis terbakar api

Headline

Percepatan Herd Immunity : Serbuan Vaksinasi Sasar 15.000 Warga Banyuwangi Dihadiri oleh Panglima TNI dan Kapolri

Headline

Kapolres Magetan Gelar Dialog Bersama Mahasiswa “DIAGRAM” Dalam Rangka Harkamtibmas di Wilayah Magetan