Home / Headline

Selasa, 26 April 2022 - 12:03 WIB - Editor : ARIEF - Kanal Indonesia Network

Polres Ponorogo Amankan 11 Kg Serbuk Petasan, 2 Orang Di Tetapkan Jadi Tersangka

KANALPONOROGO.COM – PONOROGO, Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus peredaran bahan peledak atau serbuk petasan diwilayah kecamatan Kauman. 2 (dua) orang ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa tersangkanya berinisal HS dan TR.
“HS merupakan warga Kecamatan Balong Ponorogo, Sedangkan TR Warga Kabupaten Magetan,” Kata AKBP Catur Senin (25/04/2022) saat press release di lobby ananta hira sat Reskrim Polres Ponorogo.

HS dan TR ditangkap pada hari Kamis 21April 2022 di sebuah warung kopi masuk dkh. Krajan, Ds. Pengkol, Kec. Kauman Kab. Ponorogo setelah keduanya melakukan transaksi serbuk petasan.
“Dalam hal ini HS sebagai penjual sedangkan TR adalah pembelinya,” jelas AKBP Catur

Baca Juga :  Pemerintah Penuhi Kebutuhan Oksigen dan Percepat Vaksinasi Covid-19 Berbasis Risiko

Menurut pengakuan HS bahwa bahan serbuk petasan tersebut didapatkan dengan cara membeli online secara terpisah di sebuah toko online yang kemudian dioplos, caranya melihat dari Youtube.
“HS menjualnya dipasaran melalui media sosial facebook dengan harga Rp. 250.000 per kilo , tersangka HS ini juga merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2019 lalu” terang AKBP Catur .

AKBP Catur mengungkapkan bahwa tersangka TR membeli bubuk petasan itu akan digunakan sendiri untuk membuat petasan.
“total sebanyak 9 kg serbuk petasan yang dibeli dari tersangka HS dengan harga Rp. 2.250.000,” ungkapnya

Baca Juga :  Penyidik Satreskrim Polres Malang Serahkan 3 Jaksa Gadungan ke Kejaksaan Negeri Malang

“keduanya Sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Barang bukti sudah kami amankan. Total ada 11 kilogram serbuk petasan yang disita dari kedua tangan tersangka dan barang bukti lainnya,” imbuhnya

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 1 ayat (1) undang-undang darurat republik indonesia nomor 12 tahun 1951 jo. Pasal 65 kuhp jo. Pasal 53 kuhp jo. Pasal 55 KUHP.
“Ancaman hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup atau hukuman pidana penjara setinggi-tingginya 20 (dua puluh) tahun,” tutup AKBP Catur

(Humas)

Share :

Baca Juga

Headline

Mewujudkan Herd Immunty, Polres Gresik Vaksinasi Santri Usai Salat Tarawih

Headline

Cegah Karhutla Polsek Badegan Laksanakan Sosialisasi Kepada Masyarakat

Headline

Kapolres Ponorogo Melaksanakan Giat Silaturahmi Ke Ponpes Modern Darussalam Gontor

Headline

Polres Lamongan Siapkan Ratusan Personel Gabungan Untuk Pengamanan Nataru

Headline

Kapolsek Somoroto Salurkan Bantuan Kapolres Untuk Keluarga Penderita Covid-19

Headline

Peran Serta Bhabinkamtibmas Polsek Ponorogo Bersama Warga Desa Binaan

Headline

Forkopimda Jatim dan Elemen Masyarakat dari 7 Kabupaten/Kota Deklarasi Anti Narkoba dan Cinta NKRI di Universitas Negeri Malang

Citizen Journalism

Kapolda, Pangdam V Brawijaya dan Pangkoarmada II, Bagikan Masker di Termimal Purabaya