Home / Budaya / Lifetrend

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 21:40 WIB - Editor : redaksi

Punya Kelas Spesialis Reog, Sanggar Tari Solah Wetan Menang di ASEAN Panji Festival

KANALPONOROGO.OM: Reog Ponorogo kembali membuktikan sebagai kesenian berkelas. Dengan mengusung sendratari berjudul Sayembara Dewi Songgolangit, Sanggar Tari Solah Wetan masuk deretan 10 penampil terbaik dalam rangkaian ASEAN Panji Festival. Semua karakter tokoh pertunjukan reog, mulai Klonosewandono, bujangganong, penari jathil, warok, hingga pembarong, tampil di
pada 10 Oktober 2023.

Wahyu Bayu Prasetian, owner Sanggar Solah Wetan, menyiapkan dengan matang anak didiknya sebelum mengikuti audisi ASEAN Panji Festival secara daring. Mereka menjalani latihan intensif di sanggar yang berada di Desa Wonokerto Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo itu.

“Kami akhirnya lolos sebagai 20 finalis,” kata Bayu Bolot, sapaan Wahyu Bayu Prasetian, Minggu (14/10/2023).

Jadwal pertunjukan live dipatok 10 Oktober 2023. Intensitas latihan semakin ditingkatkan. Bayu mengaku tidak ada kendala berarti karena sanggarnya selama ini membuka kelas bujanganong, kelas tari jathil, kelas pembarong, kelas karawitan, kelas tari kreasi, kelas tari tradisi, dan pedalangan. “ASEAN Panji Festival diikuti peserta dari sejumlah provinsi, 20 finalis pasti sudah terseleksi dengan ketat,” jelasnya.

Baca Juga :  Gencar Sosialisasi Polsek Slahung dan Forpimka Kita Selamatkan Anak Anak Dari Bahaya Narkoba

Dia merasa tak kesulitan memilih penari terbaik karena Sanggar Solah Wetan memiliki sekitar 360 anak didik. Lakon Sayembara Dewi Songgolangit dipentaskan dengan apik. Kekuatan konten dan penampilan yang membuat anak-anak Sanggar Solah Wetan terpilih sebagai 10 penampil terbaik. “Penampilan anak-anak mampu mengubah Studio Universitas Brawijaya TV menjadi panggung yang megah,” terang Bayu Bolot.

Sanggar Solah Wetan layak mendapat acungan jempol karena ASEAN Panji Festival adalah ajang bergengsi. Inisiatornya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI berkolaborasi dengan sembilan negara anggota ASEAN. Acara ini dalam rangka peringatan enam tahun ditetapkannya naskah Cerita Panji sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Festival berlangsung di beberapa kota yaitu Yogyakarta, Kediri, Surabaya, Malang, dan Surakarta pada 7 hingga 28 Oktober 2023.

Baca Juga :  Inilah Denah Penutupan Jalur dan Pengalihan Lalulintas Kirab Pusaka dan Grebeg Suro

Pun, Sayembara Dewi Songgolangit melakonkan tentang kesediaan Sang Dewi menikah dengan dua syarat. Yakni, pelamar mampu membawa bunyi-bunyikan baru dan hewan yang memiliki dua kepala. Raja Bantarangin Prabu Klono Sewandono maju meminang.

Namun, rombongan Klono Sewandono dihadang Singobarong, manusia berkepala harimau dengan piaraan burung merak yang selalu bertengger di kepala. Klono Sewandono berhasil mengalahkan Singobarong yang akhirnya menjadi cikal bakal kesenian reog berupa kepala harimau berhias merak dengan keindahan bulunya.

Share :

Baca Juga

Citizen Journalism

Wisata Hemat Bendungan Sumorobangun

Wisata

Inilah Pemenang Lomba Fotografi HPN PWI Ponorogo

Lifetrend

Hari Ini Kodim 0802/Ponorogo Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis ke 2
kader pmii ponorogo bacakan deklarasi seruan pergerakan 'tegakkan marwah demokrasi". (foto: Imam Mustajab)

Headline

Kader PMII Ponorogo Deklarasikan Seruan Pergerakan Tegakkan Marwah Demokrasi

Lifetrend

Februari Penuh Warna dan Cinta  di Conepolis Cinemas Ponorogo

Budaya

Polsek Balong Gelar Patroli Balon Udara Tanpa Awak dan Petasan

News

Pecinta Trail Ponorogo Gelar Sholat Istisqo

Budaya

Ritual Budaya Kebo Ketan Di Alas Margo Ngawi